Syukur adalah ungkapan terima kasih yang mendalam kepada Tuhan Yang Mahakasih. Bersyukur berarti mengungkapkan rasa terima kasih kepada Tuhan, yang telah memberikan berbagai anugerah yang begitu luar biasa di dalam hidup kita, yang tak terbilang banyaknya, yang tidak mungkin dihitung jumlahnya. Kita sering kali hanya terlalu fokus pada hal-hal besar dalam hidup dan lupa menghargai hal-hal kecil yang sesungguhnya amat sangat penting dan berarti, seperti anugerah kesehatan, kebersamaan dengan orang terdekat, rejeki berupa makanan, atau udara segar yang kita hirup setiap saat. Walau terkesan sederhana, itu semua merupakan anugerah Tuhan yang berperan penting dalam memberikan kebahagiaan dan kedamaian. Sudahkah kita bersyukur hari ini? Sudahkah kita bersyukur atas hal-hal yang kecil dalam hidup kita? Rasa syukur dapat diungkapkan dengan berbagai cara. Misalnya kita diberi anugerah mulut, maka sebagai ungkapan syukur kita menggunakan mulut untuk bertutur kata yang sopan dan santun. Perkataan yang sopan dan santun dapat membuat orang lain senang, kita pun dapat menjalin relasi yang baik dengan orang lain.

Dalam putaran Doa Rosario di Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir hari ke-27 jatuh pada hari Senin, 27 Oktober 2025. Persekutuan dilaksanakan di rumah keluarga Alexander Prayanto Widyo Harsanto, dihadiri oleh 27 umat dengan ujub khusus ungkapan syukur atas anugerah yang boleh diterima keluarga ini. Anugerah kelancaran dalam karya dan kelancaran dalam studi kedua anaknya. Ibadat sabda dipimpin oleh prodiakon Theresia Yuliastutie yang mengawali ibadat dengan mengajak umat meneliti batin untuk menyesali dosa dan kelemahan diiringi niat untuk bertobat dan memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang makin berkenan bagi Tuhan. Dilanjutkan dengan pembacaan Injil Lukas 13: 10-17 tentang ‘Bukankah wanita keturunan Abraham ini harus dilepaskan dari ikatannya sekalipun pada hari Sabat?’ Ungkapan syukur keluarga Alex berkorelasi dengan Injil Lukas ini. Sebagai murid Kristus, hendaknya kita selalu bersikap baik setiap saat, setiap hari, tanpa dibatasi oleh waktu. Ungkapan syukur juga merupakan hal baik dan penting dalam hidup, juga bagi Alex dan keluarga. Hal yang disyukuri oleh istri Alex adalah, “Bersyukur karena Tuhan selalu memampukan keluarga untuk melewati setiap kesulitan dan hambatan, baik dalam berkeluarga maupun dalam karya. Bersyukur karena rencana Tuhan selalu yang terbaik bagi keluarga. Satu hal yang terus diupayakan adalah selalu tekun dalam doa, selalu mendekatkan diri pada Tuhan, mempercayakan segala sesuatu kepada penyelenggaraan Tuhan, dan pasrah kepada Tuhan diiringi usaha sesuai kemampuan dan kekuatan yang kita miliki. Niscaya Tuhan akan memberikan yang terbaik pada kita anak-anak-Nya.” Michael Jalung Wirangga Jakti, putra sulungnya menambahkan, “Selain doa, support yang saling diberikan dalam keluarga menjadi kunci keberhasilan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan.” Yulie menggarisbawahi bahwa rasa syukur menjadikan kita pribadi yang istimewa yang akan membawa dampak baik bagi keluarga, sesama, dan demi kemuliaan Tuhan. Sharing tentang syukur ditutup dengan doa umat yang kemudian disatukan dengan doa Bapa Kami. Dilanjutkan dengan pendarasan doa Rosario Peristiwa Gembira.

Ibadat syukur dan doa Rosario diakhiri pada pukul 20.30 WIB. Umat yang hadir tidak langsung pulang tetapi masih melanjutkan ramah tamah sambil menikmati kacang dan singkong rebus yang dihidangkan keluarga. Sebelum pulang ke rumah masing-masing, umat berkesempatan melambungkan ungkapan syukur dengan melantunkan lagu Terima Kasih Tuhan, dengan syair:
Terima kasih Tuhan untuk kasih setia-Mu, yang kualami dalam hidupku.
Terima kasih Yesus untuk kebaikan-Mu, sepanjang hidupku
Terima kasih Yesusku, buat anugerah yang Kau beri
Sebab hari ini, Tuhan adakan syukur bagi-Mu




