041 St. Bartolomeus Brintikan: Ungkapan Syukur dan Pelayanan Melalui Caos Dahar Romo

Caos dahar romo adalah istilah dalam budaya Jawa yang berarti persembahan sukarela kepada imam (romo) sebagai wujud terima kasih dan perhatian umat atas pelayanan rohani, seperti misa, pemberkatan, atau kunjungan pastoral. Pada bulan Februari 2026, umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali menerima tugas caos dahar romo dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Tugas tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, dan dipercayakan kepada tiga keluarga. Keluarga MTh. Sri Wahyunani bertugas menyiapkan hidangan pada pagi hari, keluarga Cicilia Suratiwi Martiningrum pada siang hari, serta keluarga Bernadeta Apik Dwiyati pada sore hingga malam hari. Adapun Theresia Ildayati mendapat tanggung jawab untuk mengantarkan seluruh hidangan tersebut ke pasturan.

.Pelaksanaan tugas caos dahar romo ini menjadi momentum kebersamaan yang mempererat relasi antarumat di Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan. Melalui keterlibatan tiga keluarga yang berbagi peran sesuai waktu yang telah ditentukan, tampak semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pelayanan Gereja. Setiap hidangan yang disiapkan bukan sekadar santapan jasmani, tetapi juga simbol kasih, perhatian, dan kepedulian umat kepada romo yang setiap hari melayani dengan setia.

Partisipasi aktif umat dalam kegiatan ini juga mencerminkan spiritualitas pelayanan yang hidup dan konkret. Tugas yang dipercayakan oleh Paroki Maria Marganingsih Kalasan diterima dengan penuh sukacita dan dilaksanakan secara terkoordinasi, termasuk peran Theresia Ildayati yang memastikan makanan sampai ke pasturan tepat waktu. Diharapkan, semangat kebersamaan dan ketulusan dalam caos dahar romo ini terus terpelihara, sehingga semakin menumbuhkan rasa persaudaraan serta memperkuat ikatan antara umat dan gembala rohani mereka.

Catatan : Foto dikirim oleh Theresia Ildayati

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *