Ibadat memule satu tahun meninggalnya PD. Sugiyatno dilaksanakan sebagai ungkapan iman, doa, dan pengharapan akan kehidupan kekal, sekaligus sebagai bentuk solidaritas dan perhatian umat kepada keluarga yang ditinggalkan. Melalui ibadat ini, umat diajak untuk mengenang almarhum dengan penuh syukur atas kehidupan dan teladan yang telah diberikan, serta memohon penghiburan dan kekuatan bagi keluarga. Kebersamaan dalam doa menjadi tanda nyata bahwa dalam suka dan duka, umat Lingkungan Maria Marganingsih saling mendukung dan menguatkan dalam kasih Kristus.

Ibadat memule satu tahun meninggalnya PD. Sugiyatno dilaksanakan pada hari Minggu, 1 Februari 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di rumah keluarga Didik dan Rista yang beralamat di Dusun Karang Kalasan RT 07. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar dua puluh lima hingga tiga puluh umat Lingkungan Maria Marganingsih yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum serta keluarga yang ditinggalkan. Ibadat dipimpin oleh RB Singgih Santosa selaku prodiakon lingkungan. Seluruh rangkaian ibadat berlangsung dengan khidmat dan tertib, diwarnai suasana doa yang tenang serta kebersamaan umat yang penuh empati. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum memperoleh kedamaian abadi di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, penghiburan, dan pengharapan.

Setelah ibadat selesai, umat menikmati kebersamaan dalam suasana hangat melalui hidangan teh hangat dan snack yang disediakan oleh keluarga. Sebagai ungkapan terima kasih dan perhatian, keluarga juga membagikan nasi box kepada umat yang hadir saat kepulangan. Secara keseluruhan, kegiatan ibadat memule satu tahun meninggalnya PD. Sugiyatno berjalan dengan baik dan lancar berkat kerja sama, kehadiran, serta doa umat lingkungan. Semoga ibadat ini membawa penghiburan bagi keluarga dan semakin menguatkan iman serta kepedulian umat dalam kehidupan menggereja.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Filia Neri Sondra Puspita



