011 Brayat Minulyo Kadirojo II: Memule 100 hari alm. Lukas Ngalim Rukmianto

Peringatan 100 hari wafatnya Bapak Lukas Ngalim Rukmianto dilaksanakan pada Sabtu malam, 7 Maret 2026 diikuti 70 umat lingkungan Brayat Minulyo Kadirojo, dan dipimpin oleh Prodiakon Dwi Setyo. Dalam ibadat tersebut dibacakan Injil dari Matius yang mengisahkan perumpamaan tentang domba yang hilang. Melalui kisah ini, Yesus mengingatkan bahwa Bapa di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak-Nya tersesat atau hilang.

Dalam perumpamaan tersebut digambarkan bahwa seorang gembala rela meninggalkan sembilan puluh sembilan dombanya demi mencari satu domba yang hilang. Hal ini bukan berarti yang sembilan puluh sembilan tidak penting, melainkan menunjukkan betapa besar kasih dan kepedulian Tuhan kepada setiap pribadi. Namun dalam kenyataannya, sering kali manusia yang tersesat justru enggan kembali ketika dipanggil, bahkan semakin terperosok dalam kesalahan. Karena itu, kita diajak untuk memiliki kerendahan hati, berani mengakui kelemahan diri, berhenti sejenak dari kesibukan hidup, dan memohon pertolongan Tuhan.

Peringatan 100 hari wafatnya almarhum Lukas Ngalim Rukmianto juga menjadi momen bagi kita untuk bersyukur dan saling mendoakan. Setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda-beda, dengan tantangan dan cara penyelesaian yang tidak sama. Namun di atas semuanya itu, kita diajak untuk tetap percaya bahwa kasih karunia Tuhan senantiasa menyertai dan menuntun setiap langkah kehidupan kita.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Marcus Wisnuhandoko

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *