0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Belajar menjadi Murid-Nya melalui keteladanan Santa Agata

Tanggal 5 Februari 2026 bertepatan dengan hari pesta wajib (PW) Santa Agata, perawan dan martir. Agata adalah putri seorang bangsawan kaya yang berkuasa di Palermo atau Kantania, Sisilia. Penderitaannya sebagai seorang martir berawal dari peristiwa penolakannya terhadap lamaran Quintianus, seorang pejabat tinggi Kerajaan Romawi. Ia menolak lamaran itu karena sudah berjanji untuk tetap hidup suci bagi Tuhan. Ia ditangkap, dianiaya, dan disiksa Quintianus untuk menodai kesuciannya. Segala upayanya sia-sia dan dengan bantuan rahmat Tuhan, Agata mampu mempertahankan kesucian dan kemurniannya sebagai mempelai Kristus. Agata dipercaya mempunyai kekuatan untuk mencegah dan mengendalikan letusan-letusan gunung api Etna di Sisilia. Ia dimuliakan dan dihormati sebagai pelindung manusia dari ancaman-ancaman api.

Pada PW Santa Agata tersebut, yang jatuh pada hari Kamis, umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengadakan pertemuan pendalaman iman di rumah keluarga Maria Magdalena Supraptiwi. Pertemuan dimulai pada pukul 19.00 WIB dihadiri oleh dua puluh tiga (23) umat. Diawali dengan lagu pembuka dan dilanjutkan dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh prodiakon Yohanes Baptista Topo Kusnandar. Dengan membaca Injil Markus 6: 7-13 tentang “Yesus mengutus murid-murid-Nya” Topo mengajak umat yang hadir untuk menjadi murid-murid-Nya yang setia di tengah problematika kehidupan masyarakat yang makin diwarnai fanatisme agama. Kita tidak perlu melawan, tetapi harus dapat menunjukkan kebaikan-kebaikan Tuhan melalui ajaran cinta kasih yang kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Umat yang hadir bertekad untuk menjadi pengikut Kristus yang setia. Menjadi pengikut-Nya berarti menjadi murid Kristus, yang berarti harus berani menjadi saksi-Nya di dalam hidup sehari-hari, baik di tengah keluarga maupun di tengah Masyarakat. Tidak mudah, tetapi kita dapat meneladan Santa Agata dan meneladan ke-12 rasul Kristus dalam hal ketekunan dan kesetiaan. Tekun untuk terus berbuat baik dan setia menjadi pengikut-Nya meskipun hambatan dan tantangan selalu menghadang.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *