Pertemuan keempat APP KAS 2026 Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 19.00 – 20.30 WIB bertempat di kediaman Dodit Sugeng Murdowo, S.H. (Dodit) dan Maria Magdalena Anggriani (Menik), Dusun Blendangan RT 0004/007 Tegaltirto Berbah Sleman. Pertemuan kedua APP dihadiri sebanyak 20 orang yang terdiri dari dua anak- anak, dua OMK, dan 16 orang tua. Pertemuan keempat APP KAS 2026 dipandu oleh Adiguna Pratama (Adi).
Pertemuan diawali dengan penyampaian tema dan tujuan pertemuan sebagai pengantar bagi umat untuk memasuki rangkaian ibadat. Acara kemudian dilanjutkan dengan nyanyian pembuka dari Puji Syukur nomor 481 berjudul “Hanya Debulah Aku”, dilanjutkan dengan tanda salib dan salam pembuka, pengantar, seruan tobat, serta doa pembuka yang mengantar umat untuk semakin mempersiapkan hati dalam mengikuti pertemuan.

Sabda Tuhan yang diambil dari Kisah Para Rasul 6:1–7 dibacakan oleh Maria Magdalena Anggriani (Menik). Bacaan ini menegaskan bahwa pelayanan sosial kepada kaum miskin telah hadir sejak Gereja Perdana dan menjadi salah satu ciri khas kehidupan Gereja. Melalui pendalaman ini, umat diajak untuk memahami pentingnya pemanfaatan dana APP secara bijaksana, khususnya bagi kesejahteraan KLMTD.
Disampaikan pula ilustrasi tentang para relawan yang melayani di Pos Pelayanan Kemanusiaan di kompleks Gereja Santa Maria Palu. Meskipun harus menghadapi rasa lelah dan letih, para relawan tetap melaksanakan evaluasi serta merencanakan distribusi bantuan dengan penuh tanggung jawab. Kisah ini menjadi inspirasi bagi umat untuk terus menumbuhkan semangat pelayanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi dan pendalaman dilaksanakan secara partisipatif melalui tanggapan umat terhadap beberapa pertanyaan yang diajukan. Pada pertanyaan pertama, Agustina Herlina Yustanti (Herlin) menyampaikan bahwa motivasi dalam melakukan kegiatan diakonia lahir dari rasa memiliki terhadap sesama, kesadaran pribadi untuk peduli, serta pemahaman dan penghayatan iman yang semakin mendalam.
Menanggapi pertanyaan kedua, Theresia Suswati (Usi) mengungkapkan bahwa wujud kepedulian dapat dilakukan melalui tindakan sederhana, misalnya dengan berbagi pakaian layak pakai atau bantuan lain yang masih bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Sementara itu, Yakobus Hery Suryanto (Hery) pada pertanyaan ketiga menekankan pentingnya melakukan pendataan umat atau warga yang kurang mampu agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran sebagai bentuk nyata perhatian dan perkembangan pelayanan paroki kepada umatnya.

Rangkaian pertemuan kemudian ditutup dengan doa umat, doa Bapa Kami, doa penutup, serta berkat penutup. Sebagai ungkapan syukur dan pengutusan, pertemuan diakhiri dengan nyanyian penutup dari Puji Syukur nomor 692 berjudul “Yesus Mengutus Murid-Nya.”
Setelah pertemuan selesai dilanjutkan ramah tamah tamah dan pengumuman serta informasi kegiatan akan datang di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah maupun Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Semoga melalui pertemuan keempat APP KAS 2026 hari ini mengajarkan kita belajar berbagi berkat dengan penuh kasih dan kebijaksanaan serta menjadikan kehidupan KLMTD menjadi semakin bahagia dan sejahtera.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti



