Meneladan Kristus sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Minggu, 3 April 2026, umat lingkungan St. Paulus Ngaglik berkumpul untuk melaksanakan sembahyangan rutin. Ibadat yang dimulai tepat pukul 19.00 WIB ini terasa istimewa karena dirangkai dengan intensi khusus dari keluarga Katarina Sri Murwani. Keluarga memiliki ujub doa bersama untuk kedamaian jiwa Antonius Mujiyono dan Yusuf Somo Dinomo, yang telah sepuluh tahun berpulang menghadap Bapa di Surga. Peringatan ini menjadi momentum bagi umat untuk memberikan penghormatan sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ibadat yang dipimpin oleh Prodiakon Abraham Bondan ini berlangsung dengan sangat khidmat di tengah kehadiran 24 orang dewasa dan 3 anak-anak. Fokus utama peribadatan malam itu adalah pembacaan Kitab Suci yang diambil dari Injil Yohanes 14: 1-12. Ayat-ayat tersebut menekankan pernyataan Yesus bahwa diri-Nya adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Tidak ada satu orang pun yang dapat sampai kepada Bapa tanpa melalui-Nya.

Dalam perenungannya, Prodiakon Abraham Bondan memberikan pesan yang mendalam kepada seluruh umat yang hadir. Beliau menegaskan bahwa Tuhan Yesus telah menjanjikan jalan satu-satunya menuju kebahagiaan kekal di surga. Pesan ini menjadi pengingat bagi umat Lingkungan St. Paulus Ngaglik untuk senantiasa mempertebal iman dan percaya sepenuhnya kepada Kristus di tengah dinamika kehidupan sehari-hari. 

Sebagai penutup rangkaian ibadah sebelum berkat terakhir, seluruh umat bersama-sama mendaraskan doa Rosario. Suasana doa yang syahdu mempererat persaudaraan antarumat lingkungan, sekaligus menutup malam itu dengan rasa syukur dan harapan akan kasih setia Tuhan yang tidak pernah berkesudahan.

Tulisan dan foto dikirim oleh Antonius Kristanto

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *