Umat Lingkungan Santo Paulus Ngaglik mengadakan ibadat peringatan 40 hari berpulangnya mendiang Yustina Sriyatmi ke pangkuan Bapa di surga pada Kamis malam, 21 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Ibadat yang berlangsung dengan khusyuk tersebut bertempat di kediaman Thomas Paoran dan dihadiri sekitar 40 umat, termasuk para prodiakon dari Wilayah Santo Theodosius Cupuwatu. Dalam suasana doa dan kebersamaan, seluruh umat berhimpun untuk memanjatkan doa bagi kedamaian abadi mendiang Yustina Sriyatmi.

Ibadat dipimpin oleh Prodiakon Abraham Bondan dengan bacaan Injil Yohanes yang mengisahkan doa Yesus pada malam Perjamuan Terakhir. Dalam Injil tersebut, Yesus menengadah ke langit dan menyerahkan para murid-Nya ke dalam perlindungan Allah Bapa. Sabda Tuhan itu mengajak umat untuk belajar tentang arti kepasrahan sejati di tengah duka dan kehilangan, sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai setiap perjalanan hidup manusia.

Renungan malam itu juga menekankan makna kerendahan hati dan ketaatan seperti yang diteladankan oleh Bunda Maria. Mengutip Buku Katekese Liturgi hari ke-21, umat kembali diajak menghayati ungkapan iman, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.” Melalui permenungan tersebut, umat diajak untuk menerima kehendak Tuhan dengan hati yang lapang, sembari terus memanjatkan doa dengan tulus bagi arwah Yustina Sriyatmi yang telah 40 hari menghadap Bapa di surga.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Antonius Kristanto




