Hasil kerja, rasa syukur, dan kepedulian kita sudah seharusnya kita persembahkan kepada Tuhan dalam Ekaristi. Persembahan itu dapat kita wujudkan dalam bentuk kolekte. Kolekte adalah persembahan berupa uang atau barang yang dikumpulkan dari umat saat ibadat, perayaan Ekaristi atau Misa. Uang tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membiayai operasional gereja, membantu sesama yang membutuhkan, atau mendukung kegiatan sosial dan misi keagamaan.

Pada hari Selasa, 26 Mei 2026 umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengadakan sarasehan BKL hari 26. Pertemuan dilaksanakan di rumah Lukas Ismarsono untuk belajar bersama tentang tema Ekaristi dan solidaritas dengan kaum miskin dan menderita. Sarasehan yang dipimpin oleh RB Sarbini Ari Purnomo ini dihadiri oleh enam belas (16) umat. Prodiakon membacakan tema sarasehan BKL Hari 26, kemudian menekankan tentang pentingnya kolekte di gereja. Kolekte pada saat Ekaristi mengajarkan kepada kita tentang bela rasa karena Allah lebih dulu menunjukkan solidaritas-Nya kepada kita.

Mengakhiri rangkaian sarasehan, prodiakon menutup dengan doa. Mendoakan semua umat di LGAK, baik yang hadir maupun yang tidak hadir, agar senantiasa diberi karunia kesehatan dan kesejahteraan. Dengan harapan, pada sarasehan selanjutnya dapat hadir.





