Ziarah dan rekreasi Lingkungan St. Yohanes Pembaptis dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2026, dan diikuti oleh 30 umat. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang memadukan unsur-unsur rohani dan rekreasi, sehingga umat tidak hanya memperoleh peningkatan fisik, tetapi juga penguatan iman. Tujuan utama ziarah adalah Gua Maria Tritis, salah satu tempat ziarah yang terkenal dengan suasananya yang hening, sejuk, dan penuh kedamaian. Setelah rangkaian kegiatan rohani selesai, perjalanan dilanjutkan dengan rekreasi ke beberapa pantai di kawasan Gunungkidul, yaitu Pantai Baron, Pantai Sundak, dan Pantai Ngandong.

Perjalanan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan menggunakan bus. Sejak awal perjalanan, suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan sudah sangat terasa. Umat bersama-sama menyanyikan lagu-lagu rohani yang menambah semangat serta mempererat rasa persaudaraan antar peserta. Canda, tawa, dan kebersamaan selama perjalanan membuat suasana terasa hangat seperti keluarga sendiri.
Setibanya di depan pintu Gua Maria Tritis, kegiatan diawali dengan Jalan Salib mengelilingi kawasan perbukitan sekitar gua tritis.Umat mengikuti setiap perhentian dengan penuh penghayatan, diiringi doa, pujian, dan doa rosario yang dilantunkan sepanjang perjalanan bergantian umat memimpin doa-doa di setiap perhentian. Suasana alam yang tenang dan asri semakin menambah kekhusyukan, sehingga umat dapat lebih mendalami makna pengorbanan serta kasih Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Sesampainya di Gua Tritis sebagai akhir dari rangkaian Jalan Salib, umat diberi kesempatan untuk mengambil saat teduh pribadi. Dalam keheningan tersebut, umat berdoa secara pribadi, menyerahkan berbagai intensitas, ucapan syukur, serta pergumulan hidup kepada Tuhan. Momen pengalaman ini menjadi spiritual yang sangat mendalam bagi banyak peserta.

Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini juga tampak sangat antusias. Mereka dengan penuh semangat mengikuti perjalanan Jalan Salib dan menyalakan lilin di setiap perhentian. Kehadiran anak-anak memberikan suasana yang hangat, haru, sekaligus penuh kegembiraan, karena mereka dapat belajar berdoa dan mengenal iman dengan cara yang menyenangkan.
Setelah seluruh rangkaian ziarah selesai, umat melanjutkan perjalanan rekreasi ke pantai-pantai yang telah direncanakan. Keindahan Pantai Baron, Pantai Sundak, dan Pantai Ngandong menjadi pelengkap kebahagiaan hari itu. Umat menikmati suasana pantai bersama-sama sambil bercengkerama, berfoto, bermain air, dan menikmati kebersamaan yang semakin mempererat tali persaudaraan. Kegiatan ini memberikan banyak kesan mendalam bagi para peserta. Beberapa umat menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan mereka selama mengikuti ziarah dan rekreasi ini, seperti:
“Ziarah ini benar-benar menguatkan iman saya. Suasananya tenang sekali dan membuat hati terasa lebih dekat dengan Tuhan.”
“Perjalanan bersama umat sangat seru, apalagi sambil menyanyikan lagu-lagu rohani. Rasanya hangat sekali seperti keluarga.”
“Jalan Salib di Gua Maria Tritis sangat mengesankan. Suasana alamnya mendukung untuk doa dan refleksi.”
“Anak-anak jadi belajar berdoa dengan cara yang menyenangkan. Ini pengalaman yang sangat bagus untuk mereka.”“Selain mendapatkan pengalaman rohani, rekreasinya juga membuat pikiran segar. Kegiatannya lengkap dan menyenangkan.”

Melalui kegiatan ini, umat tidak hanya diperkaya secara rohani, tetapi juga semakin dipersatukan dalam kebersamaan sebagai satu keluarga besar Lingkungan St. Yohanes Pembaptis. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana untuk memperkuat iman, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta menghadirkan kegembiraan dalam kehidupan menggereja.
Catatan: Tulisan dan foto dikirim oleh Rina Wijayandari




