Dalam suasana malam yang hangat dan penuh persaudaraan, Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali menyelenggarakan pertemuan rutin bulanan pada hari Minggu, 21 Juni 2026, pukul 18.00 WIB. Pertemuan yang berlangsung di kediaman Clara Henny, Dusun Brintikan RT 03, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, ini dihadiri oleh 16 umat. Kehadiran para anggota menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian dalam membangun kehidupan menggereja yang semakin hidup, dinamis, dan penuh kasih. Di tengah kesibukan masing-masing, para ibu menyempatkan diri untuk berkumpul, saling menyapa, berbagi kabar, serta mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga dalam Kristus.
Sebagaimana telah menjadi tradisi dalam setiap pertemuan, kegiatan diawali dengan pembayaran berbagai iuran yang merupakan bentuk partisipasi dan tanggung jawab bersama dalam mendukung kehidupan lingkungan dan karya pelayanan Gereja. Berbagai iuran yang dibayarkan meliputi iuran lingkungan, arisan, prolenan, persembahan, TCK (Tabungan Cinta Kasih), Dhahar Romo, sosial sakit, sosial kematian, hingga iuran panti. Seluruh proses pembayaran dikoordinasikan oleh para bendahara yang bertugas di masing-masing bidang sehingga administrasi dapat berjalan dengan tertib, transparan, dan akuntabel. Melalui kebersamaan dalam berbagi rezeki dan perhatian kepada sesama, para ibu menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi salah satu fondasi kehidupan umat beriman.

Pertemuan kemudian dibuka secara resmi oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum yang mengajak seluruh peserta untuk menenangkan hati dan bersatu dalam doa. Dengan penuh kekhusyukan, doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memohon berkat, bimbingan, serta perlindungan-Nya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar, membawa sukacita, mempererat persaudaraan, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kehidupan umat di lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan.
Dalam sesi pembahasan yang dipandu oleh ibu lingkungan, Maria Imaculata Mega Dhewi, berbagai agenda penting menjadi perhatian bersama, terutama yang berkaitan dengan ketugasan dan pelayanan ibu-ibu lingkungan, baik di lingkup lingkungan, wilayah, maupun paroki. Salah satu agenda yang menjadi fokus utama adalah persiapan konsumsi untuk Misa Lingkungan yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026. Selain itu, dibahas pula berbagai tugas pelayanan lainnya, seperti jadwal caos dhahar Romo, tugas tata altar, tugas tata tertib di gereja. Diskusi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, saling mendukung, dan dilandasi semangat pelayanan, sehingga setiap anggota dapat menyampaikan pendapat serta memberikan masukan demi kelancaran berbagai kegiatan yang akan datang.

Selama kurang lebih satu jam, pertemuan berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai informasi, gagasan, dan tanggung jawab yang telah dibahas menjadi bekal bersama untuk semakin menghidupi panggilan sebagai pelayan Tuhan di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat. Pertemuan kemudian ditutup dengan doa yang kembali dipimpin oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum. Melalui doa penutup tersebut, seluruh peserta menyerahkan setiap rencana dan tugas pelayanan ke dalam penyelenggaraan Tuhan, seraya berharap agar semangat persaudaraan, kekompakan, dan kerelaan melayani senantiasa tumbuh dalam hati setiap anggota. Dengan hati yang penuh syukur dan sukacita, para ibu meninggalkan tempat pertemuan dengan harapan baru untuk terus berkarya, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.
Catatan : Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati




