0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Persiapan Tugas Koor

Kegiatan berkumpul dan latihan bernyanyi bersama untuk mempersiapkan tugas pelayanan paduan suara, terutama dalam Perayaan Ekaristi atau Misa di gereja, biasa kita sebut dengan latihan koor. Latihan koor sering kali dilakukan oleh berbagai kelompok paduan suara atau kelompok koor. Setiap lingkungan, meskipun tidak selalu mempunyai kelompok koor, tetapi semua umat di lingkungan secara otomatis akan menjadi anggota kelompok koor lingkungan, baik anak-anak, omk, maupun orang tua.

Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir pun mempunyai kelompok koor amatir yang akan berlatih setiap kali mendapat giliran tugas di Gereja Santo Yusup Berbah. Atau pada saat umat di lingkungan mempunyai ujud syukur keluarga atau memule anggota keluarga dengan menyelenggarakan misa, baik di rumah atau di gereja. Meski dalam keterbatasan kemampuan, tetapi memiliki semangat yang saling menginspirasi.

Pada hari Selasa tanggal 8 September 2026 pukul tujuh (7) malam, dua puluh tiga (23) umat berkumpul dan berlatih koor di rumah keluarga RB Maryanto. Sebelum pukul tujuh beberapa umat telah hadir untuk mengikuti latihan yang ketiga. Mereka berbincang ringan sambil menunggu umat yang lain. Tepat pukul tujuh latihan dimulai, diawali dengan salam dan doa pembuka oleh Ignatia Gondowati selaku wakil ketua lingkungan. Tanpa berlama-lama semuanya siap berlatih, memperhatikan arahan pelatih yang tidak pernah lelah mendampingi umat yang selalu semangat meski kemampuan jauh dari kata hebat. Setiap lagu harus diulang hingga beberapa kali sampai menghasilkan suara yang mendekati layak untuk didengar. Semua tampak semangat berlatih, mulai lagu pembuka hingga lagu penutup. Semua tampak serius tetapi santai. Serius karena sungguh-sungguh dalam berlatih, dan tiba-tiba dengan santai tertawa bersama karena menyadari nadanya tidak pas alias fals.

Rangkaian latihan berakhir pada pukul sembilan malam lebih beberapa menit. Diakhiri dengan menikmati teh panas dan snak yang dihidangkan dalam piring, memenuhi anjuran paroki untuk mengurangi sampah. Sambil menikmati kudapan, membicarakan kesepakatan waktu latihan berikutnya sebelum berlatih bersama organis. Dalam keterbatasan yang disadari bersama justru membuahkan semangat dan sukacita yang memberikan energi positif untuk terus bertemu dan berlatih.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *