0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Ibu Theresia Sri Wahyuti Berpulang

“Aku telah mengakhiri pertandingan” adalah salah satu kalimat dari tiga kalimat dalam ayat yang ditulis oleh rasul Paulus kepada Timotius: “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman” (2 Timotius 4:7). Paulus menulis kata-kata ini menjelang akhir hidupnya. Ketiga pernyataan ini mencerminkan pergumulan Paulus dalam memberitakan Injil Kristus dan kemenangannya atas pergumulan tersebut.

Menjelang pukul sebelas siang, pada hari Sabtu, 12 September 2026 umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir dikejutkan dengan berita duka. Ibu Theresia Sri Wahyuti Widayati telah berpulang. Mengejutkan karena belum genap dua minggu, tepatnya pada tanggal 1 September 2026, umat LGAK anjangsana ke rumahnya setelah menjalani operasi mata. Saat itu Bu Sri tampak segar dan gembira dalam proses pemulihan. Di usianya yang telah menginjak 74 tahun memang tidak seprima di masa muda. Sedikit gangguan sendi kaki, ginjal, dan jantung yang mulai menurun pun dirasakan.

Tuhan yang memberi, Tuhan pula yang mengambil. Meskipun sedih karena kehilangan salah satu umat di LGAK, beberapa umat segera membantu keluarga merawat jenazah, menghubungi romo paroki, membuat berita lelayu, dan lain-lain. Semua hal yang harus dipersiapkan dapat berjalan dengan baik, dan jenazah Ibu Theresia Sri Wahyuti pun disemayamkan di ruang tamu dengan layak dan sepantasnya. Tamu pun datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir kepada yang berpulang, dan memberikan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Malam harinya, pada pukul 18.30 WIB umat LGAK dan keluarga mengadakan ibadat tuguran untuk mendoakan jiwa yang berpulang dan keluarga yang ditinggalkan. Empat puluh (40) umat bersekutu dalam doa tuguran yang dipimpin oleh prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo. Suasana duka masih sangat terasa bagi anak cucu yang ditinggalkan. Sebagai bentuk dukungan, beberapa umat masih tinggal dan menemani keluarga setelah ibadat tuguran selesai.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *