Pertemuan BKSN yang ke-empat kembali diadakan di Lingkungan Santo Lukas Somodaran. Tema pertemuan kedua kali ini adalah “Pengajaran Yesus Tentang Hidup Yang Kekal”. Pertemuan dilaksanakan pada hari Kamis 24 September 2026 pukul 19.00 WIB di kediaman Emylia Purwanto. Pertemuan BKSN ini dipimpin oleh Prodiakon Florentina Rini Astuti. Wiwik Suparyanti bertindak sebagai pemandu lagu pembuka dan penutup. Pertemuan BKSN yang terakhir ini dihadiri oleh 25 orang umat yang terdiri dari orang tua/dewasa dan anak-anak.
Pertemuan diawali dengan menyanyikan lagu pembuka ‘Yesus Pokok dan Kitalah Carang-Nya’. Umat menyanyikan lagu pembuka ini dengan sangat semangat. Umat serasa kembali ke masa sekolah minggu karena lagu ini kerap dinyanyikan anak-anak saat sekolah minggu. Setelah lagu pembuka kemudian dilanjutkan dengan doa Ardas IX KAS secara bersama-sama dan doa pembuka oleh pemandu BKSN serta pembacaan Injil Suci menurut Matius 25:31-46. Bacaan ini mengajarkan kita sebagai umat agar tetap berbuat baik terhadap siapapun, karena dengan demikian kita telah menjalankan ajaran cinta kasih seturut Tuhan sehingga kita dapat memperoleh hidup yang kekal bersama Tuhan.

Setelah pembacaan Injil dilanjutkan dengan pendalaman kitab suci dengan menjawab pertanyaan yang tertera pada buku panduan. Acara dilanjutkan dengan peneguhan iman dengan permainan tebak gaya. Permainan ini dimainkan oleh 2 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang. Orang yang berada di urutan paling belakang bertugas membuat gerakan tanpa suara dari tulisan yang diperlihatkan oleh pemandu permainan, kemudian menyalurkan gerakan tersebut hingga orang paling depan bertugas menebak gerakan tersebut. Permainan berlangsung sangat seru dan umat sangat terhibur dengan permainan ini. Setelah itu dilanjutkan dengan permainan kedua. Pemandu membagikan sejumlah kertas bergambar ke beberapa bagian kelompok. Kemudian umat menceritakan peristiwa apa yang terjadi pada gambar tersebut. Gambar-gambar tersebut berisikan peristiwa yang terjadi di Kitab Suci. Umat yang mengikuti permainan berusaha bekerja sama untuk menebak dan mengingat kembali peristiwa-peristiwa yang ikonik di Kitab Suci seperti kapal nabi Nuh, 2 loh batu, Samson dan Delilah, pemungut cukai memanjat pohon ara, dan lain-lain.

Acara berlangsung dalam suasana hangat, ceria, penuh sukacita, dan keakraban melalui permainan yang diikuti umat. Pertemuan BKSN terakhir ini menjadi kesempatan bagi umat untuk merefleksikan sabda Tuhan serta menghayatinya melalui sikap dan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa dan lagu penutup sebagai ungkapan syukur atas seluruh proses pendalaman iman yang telah dilalui bersama. Sebelum pertemuan berakhir, umat menikmati ramah tamah dengan berbincang santai dan menyantap hidangan yang telah disediakan oleh keluarga tuan rumah.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Sekretaris Lingkungan Santo Lukas Somodaran




