Pada Rabu malam, 4 Februari 2026, kurang lebih 75 umat Brayat Nazareth bersama umat di lingkungan sekitar berkumpul di kediaman Fr. Agung Aprianto untuk mengikuti ibadat memule dalam rangka mengenang satu tahun wafatnya almarhum Yustinus Samiran. Ibadat dimulai pada pukul 19.30 WIB dan berlangsung dalam suasana hening, khidmat, serta penuh penghayatan. Ibadat dipimpin oleh Benediktus Gunawan selaku prodiakon lingkungan, yang dengan penuh ketenangan menuntun umat dalam doa-doa serta permenungan akan makna kehidupan dan pengharapan akan kebangkitan.

Dalam setiap doa yang dipanjatkan, umat memohon agar almarhum Bapak Yustinus Samiran berkenan menerima kedamaian abadi di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan dikuatkan dan dihibur dalam iman. Suasana ibadat terasa hangat dan sederhana, diperkaya dengan lantunan lagu-lagu pujian dari Madah Bakti yang mengalun syahdu dan menyentuh hati. Kehadiran umat tidak hanya menjadi wujud kebersamaan, tetapi juga tanda nyata solidaritas, kepedulian, dan kasih persaudaraan bagi keluarga yang sedang mengenang orang terkasih.

Momen peringatan ini bukan semata untuk mengenang sosok yang telah berpulang, melainkan juga untuk meneguhkan iman akan kasih dan penyertaan Tuhan yang senantiasa menyertai setiap perjalanan hidup manusia, baik dalam suka maupun duka. Ibadat ditutup dengan doa penutup yang penuh pengharapan, dan umat pun pulang dengan hati yang damai, diperbarui dalam iman, serta membawa penghiburan dan kekuatan untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari dengan penuh syukur.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Dwi Sapto



