Suasana khidmat, tenang, dan penuh rasa syukur menyelimuti halaman SD Kanisius Kadirojo pada Selasa malam (6/10/2026). Umat Lingkungan Brayat Nazareth kembali melangkahkan kaki bersama untuk melanjutkan agenda rutin Doa Rosario yang diselenggarakan setiap hari sepanjang bulan Maria di bulan Oktober tahun ini.
Pelaksanaan Doa Rosario kali ini terasa begitu istimewa dan memberikan warna tersendiri bagi seluruh pendoa yang hadir. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang biasanya dilaksanakan berpindah dari satu rumah umat ke rumah umat lainnya, kali ini seluruh rangkaian doa dipusatkan di depan Gua Maria yang berdiri anggun di lingkungan sekolah tersebut. Kehadiran patung Bunda Maria di dalam gua halaman sekolah semakin menambah kekhusyukan suasana ibadat malam itu.

Ibadah dipimpin oleh Dina Putri Bintarani yang membawakan doa pembuka serta mengarahkan jalannya peribadatan dengan penuh kehangatan. Salah satu momen yang paling menyentuh perhatian adalah keterlibatan aktif generasi muda. Rangkaian peristiwa Rosario dibawakan secara bergantian oleh anak-anak Lingkungan Brayat Nazareth. Dengan kepolosan dan ketulusan hati, suara anak-anak yang menderaskan doa *Salam Maria* memancar sebagai wujud pendidikan iman yang nyata sejak dini.
Suasana doa terasa semakin hidup dan bergelora saat alunan lagu-lagu pujian untuk memuliakan nama Bunda Maria dilantunkan. Dipimpin oleh Cicilia Siti Utari, lagu-lagu Maria yang teduh berhasil menyatukan hati seluruh umat dalam puji-pujian.

Melalui perjumpaan doa di Gua Maria ini, Umat Lingkungan Brayat Nazareth tidak hanya menjaga tradisi devosi yang diwariskan Gereja Katolik, tetapi juga semakin mempererat tali persaudaraan dan kasih di antara sesama umat. Keterlibatan anak-anak dalam pelayanan ibadat malam ini menjadi cerminan bahwa benih-benih iman akan terus bertumbuh dan terawat dengan baik di dalam keluarga maupun komunitas lingkungan.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Dwi Sapto




