Sembahyangan rutin malam Jumat, 30 Oktober 2025 kali ini terasa lebih khusyuk dan istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan Doa Rosario serta Novena untuk memperingati arwah orang beriman. Kegiatan doa bersama lingkungan Brayat Minulyo Kadirojo bertempat di kediaman keluarga Novendi dan dipimpin oleh Marcus Wisnuhandoko dengan partisipasi sekitar 40 umat.

Bacaan Kitab Suci pada kesempatan ini diambil dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma 8:31b–39 dan Injil Lukas 13:31–35. Bacaan pertama dibacakan dengan penuh semangat oleh Mikha, siswa kelas 6 SD. Dalam renungannya, Wisnu mengajak umat yang hadir untuk merenungkan makna mendalam dari firman Tuhan: “Jika Allah di pihak kita, siapa yang akan melawan kita?” Melalui permenungan ini, umat diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan. Setiap orang pasti menghadapi berbagai tantangan dan cobaan dalam perjalanan hidup, namun ketika kita berserah dan percaya kepada Tuhan sepenuhnya, kekuatan-Nya akan memampukan kita untuk bertahan dan menang atas segala kesulitan.

Setelah renungan, doa dilanjutkan dengan Doa Rosario Peristiwa Terang yang dipimpin oleh Sendy, juga siswa kelas 6 SD, dengan penuh ketulusan dan penghayatan. Suasana doa menjadi semakin hening dan penuh damai, menggambarkan kesatuan hati umat dalam iman dan pengharapan. Sebagai penutup rangkaian doa malam itu, Mujiyatna memimpin Doa Novena Arwah, mendoakan saudara-saudari seiman yang telah dipanggil Tuhan agar diterima dalam kebahagiaan abadi di surga.

Melalui kegiatan ini, umat tidak hanya mempererat tali persaudaraan dalam lingkungan, tetapi juga memperdalam iman serta rasa syukur atas kasih dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Marcus Wisnuhandoko



