0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Tugas Tatalaksana pada Hari Raya Epifani

Hari Minggu Legi tanggal 4 Januari 2026 adalah Hari Raya Penampakan Tuhan atau juga dikenal dengan Hari Raya Epifani. Tuhan menampakkan diri tidak dengan suara keras, melainkan dengan tanda. Sebuah Bintang di langit, dengan terang kecil, tetapi cukup untuk menggerakkan Langkah. Herodes dan para ahli taurat mengenal kitab suci, mereka tahu nubuat, mereka tahu tempat. Orang-orang Majus tidak membawa kitab, tetapi membawa kepekaan, mereka membaca tanda yang dekat dengan hiudp mereka. Bintang itu tidak menjelaskan segalanya. Ia hanya mengundang untuk berjalan, dan mereka berjalan. Perjalanan membawa mereka ke Betlehem. Ke rumah yang sederhana, kepada seorang bayi yang menghadirkan damai. Mereka bersukacita, mereka bersujud, mereka mempersembahkan hidup. Epifani mengundang kita untuk peka, untuk melangkah, untuk terus mencari.

Pada hari Raya Epifani umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mendapat giliran tugas tata laksana dalam Misa hari Minggu pukul 08.30 WIB di Gereja Santo Yusup Berbah. Sebelum pukul delapan sebagaian besar umat LGAK yang bertugas telah bersiap di gereja dan memosisikan di tempat tugas masing-masing, tanpa instruksi semua menempatkan diri. Sebagian menyambut umat yang hadir di depan selasar gereja dan sebagian yang lain di sisi selatan, sisi utara, dan bagian tengah untuk mengarahkan umat ke tempat duduk. Umat yang hadir lebih banyak daripada misa pada kesempatan yag lain karena bersamaan dengan pelantikan pengurus wilayah dan pengurus lingkungan yang baru untuk periode 2026-2028. Misa dipimpin oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr. Dalam homilinya disampaikan bahwa, “Menjadi pengurus tidak perlu membuat seseorang sombong, tetapi justru menjadi makin rendah hati. Mengapa? Menjadi pengurus berarti siap merendahkan diri dan menjadi rendah hati untuk menjadi pelayan umat. Semangat untuk melayani hendaknya terus dimurnikan agar iman kita dapat bertumbuh bersama umat.” Pesan ini rasanya tidak hanya bagi pengurus terpilih tetapi juga berlaku bagi seluruh umat di Wilayah Santo Yusup Berbah, dan secara khusus bagi umat di LGAK.

Seusai Misa, para pengurus terpilih berkesempatan berfoto bersama, sesuai bidang masing-masing. Sementara umat LGAK mulai fokus menghitung kolekte pertama dan kedua dengan penuh sukacita. Kebersamaan dalam tugas yang selalu dilaksanakan dengan semangat kasih dan kekeluargaan.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *