0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Pendalaman Iman Setelah HR Epifani di Tahun 2026

Hari Kamis tanggal 8 Januari 2026 masih dalam lingkaran masa Natal. Pada tanggal tersebut Umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir kembali berkumpul untuk bersekutu dalam doa dan pendalaman iman lingkungan yang dilaksanakan secara rutin. Dalam Gereja Katolik, pendalaman iman dipahami sebagai proses pendewasaan iman melalui pendalaman ajaran, praktik hidup beriman, dan penghayatan hidup kristiani agar dapat mengenal Allah, mengenal diri, mengenal sesama, dan mengenal Gereja secara lebih mendalam. Tidak hanya mengenal permukaan tetapi mencakup pemahaman Tritunggal Mahakudus, mengikuti teladan Kristus, serta mewujudkan tugas imamat, kenabian, dan rajawi dalam kehidupan sehari-hari.

Tiga puluh tiga (33) umat LGAK hadir pada persekutuan iman ini di rumah keluarga Fabianus Dimas Ariyanto. Sebelum rangkaian pendalaman iman dibuka oleh ketua lingkungan, umat yang hadir menyelesaikan kewajiban di minggu pertama setiap bulan, antara lain arisan, prolenan, dana pendidikan, dan iuran-iuran wajib yang lain. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan rohani. Rangkaian pendalaman iman dimulai pada pukul 19.10 WIB, diawali dengan lagu pembuka yang dipandu oleh Theovilus Suwarto, dilanjutkan dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh prodiakon Yohanes Baptista Topo Kusnandar. Umat diajak mendengarkan Bacaan Injil: Luk 4:14-22a tentang ‘Tuhan mengutus Aku menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.’ Dalam ulasan bacaan Injil Lukas 4 yang disampaikan oleh Lambert Tallulembang dijelaskan bahwa, “Dalam hidup ini kita semua mempunyai misi dan tujuan yang hendak dicapai. Dengan semangat kasih Allah dan untuk kebaikan bersama, hendaklah kita fokus pada tujuan hidup sebagai umat Katolik tanpa gentar dan takut di hadapan banyaknya tantangan berupa penolakan, pencemoohan, cibiran, dan ejekan orang lain.” Hal ini memang tidak mudah, tetapi dengan mengandalkan dan berserah pada Tuhan niscaya kita mampu melakukannya.

Mengakhiri pertemuan, ketua lingkungan menyampaikan beberapa pengumuman dan rencana pendalama iman berikutnya, sesuai giliran yang telah disepakati bersama. Selanjutnya, umat masih melanjutkan berbincang dan bersenda gurau tentang rutinitas hidup sehari-hari, sambil menikmati kudapan dan teh panas yang disiapkan oleh keluarga. Momen istimewa yang selalu dimaknai oleh umat dengan semangat kebersamaan dalam iman yang penuh sukacita. 

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *