0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Peziarahan bersama Bunda Maria di Bulan Oktober Berakhir

Oktober telah sampai di penghujung bulan, tepatnya di tanggal 31 tahun 2025. Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025 tiga puluh empat (34) umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengakhiri peziarahan bersama Bunda Maria dalam doa Rosario yang telah berjalan selama satu bulan penuh tanpa putus. Tidak semua umat selalu hadir dan bersekutu di dalam doa bersama setiap hari, tetapi ada beberapa di antaranya yang datang silih berganti dan ada pula yang selalu hadir dari hari pertama hingga penutupan. Hal ini tetap tidak mengurangi semangat dan kekhusyukan umat di dalam mendaraskan doa Rosario setiap hari. Sebagai ungkapan syukur, umat LGAK menutup rangkaian Bulan Rosario dengan ibadat sabda dan ramah tamah. Jika berlangsungnya rangkaian ibadat dan doa Rosario selama sebulan, sejak tanggal 1 hingga tanggal 30 Oktober, umat melaksanakannya secara ‘malaekatan’ atau tanpa snak, maka pada saat penutupan secara khusus ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati snak. Bahkan, keluarga Agnes Sumarwi pun juga menyiapkan hidangan Istimewa berupa bakso panas untuk umat yang hadir. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan syukur karena umat LGAK dapat bersekutu dalam ibadat dan doa Rosario secara berkesinambungan dari awal hingga akhir.

Penutupan dilaksanakan di rumah keluarga Estiyo Sumoko – Agnes Sumarwi. Ibadat sabda dipimpin oleh Yohanes Pembaptis Topo Kusnandar, lagu pujian oleh Lambert Tallulembang, dan Doa Rosario dipandu oleh anak Felisitas Ave Kusnandar didukung oleh anak-anak yang lain dalam membacakan kutipan Injil dalam setiap peristiwa. 

Pada pukul 20.30 WIB rangkaian ibadat syukur penutupan Rosario diakhiri dengan berkat penutup oleh prodiakon. Dilanjutkan ramah tamah umat sambil menikmati snak yang secara khusus disiapkan oleh keluarga Agnes Sumarwi, sambil menyeruput teh nasgitel (panas legi tur kenthel) yang disiapkan oleh tuan rumah. Ada syukur, ada kelegaan, ada sukacita yang dirasakan oleh seluruh umat karena sebulan penuh umat LGAK boleh bersekutu di dalam doa Rosario. 

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *