0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Umat tetap Semangat Berdoa Rosario di Hari Ke-16

Tiga puluh satu (31) umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir kembali bersekutu di rumah Ferry Markus Widigdo dalam ibadat dan doa Rosario di hari ke-16. Tepatnya pada hari Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Separuh perjalanan berdoa Rosario bersama telah terlewati dan umat lingkungan tetap semangat melanjutkan perjalanan. Semoga semangat kebersamaan antar-umat di dalam doa akan menjadi motivasi bagi masing-masing individu untuk setia berdoa Rosario bersama hingga akhir bulan Oktober. Sebagaimana Bunda Maria juga tetap setia dalam perjalanan menemani Yesus Kristus dalam karya penyelamatan.

Ibadat dan Doa Rosario dipimpin oleh Lambert Tallulembang. Mengantar umat untuk mendaraskan Peristiwa Terang dalam Doa Rosario, Lambert menjelaskan, “Tahun ini Gereja merayakan 23 (dua puluh tiga) tahun ditetapkannya Peristiwa Terang dalam Doa Rosario. Peristiwa Terang merupakan gagasan teologis Paus Yohanes Paulus II.” Dimulai dengan peristiwa Yesus dibaptis di Sungai Yordan dengan landasan biblis Mat. 3: 16-17. Peristiwa kedua adalah Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana dengan landasan biblis Yoh. 2: 11. Peristiwa ketiga yaitu Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan dengan landasan biblis Mat. 4: 17, 23. Peristiwa keempat tentang Yesus menampakkan kemuliaan-Nya. Lambert menjelaskan, “Yesus menunjukkan kepada murid-murid kesayangannya, yaitu Petrus, Yohanes, dan Yakobus, penampakan surga dalam peristiwa ini.” Dirangkai dengan peristiwa kelima tentang Yesus menetapkan Ekaristi dengan landasan biblis Mat. 14: 22-24.

Pukul 20.00 WIB rangkaian ibadat dan doa Rosario ditutup dengan menyanyikan Ziarah Pengharapan dengan segenap hati. Syair lagu ini mengingatkan kita semua untuk bertobat dan terus berbuat baik. 

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *