041 St. Bartolomeus Brintikan: Doa Rosario diwarnai Sukacita Ulang Tahun Antonius Budimin ke-68

Doa Rosario Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 18.30 WIB, berlangsung istimewa dan penuh sukacita. Bertempat di kediaman Antonius Budimin, Dusun Sanan Brintikan RT 06, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, pertemuan doa kali ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-68. Sekitar 15 umat hadir untuk berdoa bersama sekaligus memberikan ucapan selamat kepada tuan rumah. Sebelum Rosario dimulai, umat melantunkan lagu pembuka dari buku Puji Syukur, dilanjutkan dengan doa pembuka yang dipimpin oleh M.Th. Sri Wahyunani. Selanjutnya, doa Rosario dipandu oleh pasangan tuan rumah, Antonius Budimin dan Christiana Sumarsini, dengan merenungkan lima Peristiwa Gembira, mulai dari kabar gembira Malaikat Gabriel kepada Maria, kunjungan Maria kepada Elisabet, kelahiran Yesus di Betlehem, Yesus dipersembahkan di Bait Allah, hingga Yesus ditemukan kembali di Bait Allah.

Doa Rosario berlangsung khusyuk dengan mengikuti urutan doa yang diawali Tanda Salib, Syahadat Para Rasul, Bapa Kami, Salam Maria, dan Kemuliaan. Setiap peristiwa direnungkan dengan doa Bapa Kami, sepuluh kali Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah, serta Doa Fatima, kemudian ditutup dengan doa Salam Ya Ratu dan Tanda Salib. Seusai berdoa, suasana kebersamaan semakin hangat ketika umat merayakan ulang tahun Antonius Budimin yang ke-68. Budimin diketahui pernah mengemban tugas sebagai Ketua Lingkungan selama beberapa periode dan telah memberikan kontribusi bagi kehidupan menggereja di Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan. Dalam kesempatan tersebut, M.Th. Sri Wahyunani selaku sesepuh lingkungan menyampaikan doa dan harapan agar Budimin senantiasa diberi umur panjang, kesehatan, kelimpahan rezeki, serta menjadi teladan bagi keluarga dan dapat terus mendampingi kedua cucunya dengan penuh kasih.

Sukacita semakin terasa ketika Budimin meniup lilin ulang tahun, diiringi nyanyian “Selamat Ulang Tahun” yang dipimpin oleh Ketua Lingkungan, Hilarius Yudi Lasyanto. Umat pun menyampaikan ucapan dan doa sebagai ungkapan kasih serta perhatian kepada Budimin dan keluarga. Sebelum mengakhiri pertemuan, seluruh umat menikmati hidangan bakso yang telah disiapkan oleh tuan rumah dalam suasana akrab dan penuh persaudaraan. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa Doa Rosario bukan hanya sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan, berbagi kebahagiaan, dan menghadirkan kepedulian di tengah kehidupan umat. Semoga kebersamaan ini semakin meneguhkan iman serta menyuburkan semangat pelayanan dan kasih dalam keluarga maupun lingkungan gerejani.

Catatan : Foto dikirim oleh Yohanes Pembaptis Sumaryadi dan FX. Kristyanto Nugroho

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *