041 St. Bartolomeus Brintikan: Pendidikan Iman Anak Menjadi Fokus Pertemuan Ibu-Ibu Lingkungan

Paguyuban ibu-ibu Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali melaksanakan pertemuan rutin tiap bulan pada hari Senin, 27 Oktober 2025 pukul 18.00 WIB bertempat di kediaman Fransisca Marsiyam yang terletak di Dusun Sanan RT.05 Brintikan Tirtomartani Kalasan Sleman. Pertemuan ini dihadiri 11 umat.

Seperti biasa sebelum acara utama dimulai, dilakukan pembayaran berbagai jenis iuran yang telah menjadi kewajiban bersama. Iuran-iuran tersebut mencakup iuran lingkungan dan iuran gereja, seperti arisan, prolenan, persembahan, TCK (Tabungan Cinta Kasih), Dhahar Romo, sosial sakit, sosial kematian, serta iuran panti. Setiap pembayaran dikoordinasikan oleh bendahara yang bertanggung jawab di masing-masing bidang, guna memastikan kelancaran administrasi dan transparansi dalam pengelolaan dana komunitas.

Gabriella Siska Widhiastini membuka pertemuan dengan mengajak seluruh anggota yang hadir untuk bersatu dalam doa, memohon berkat, bimbingan, dan perlindungan dari Tuhan agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan lancar, penuh kebersamaan, serta memberikan manfaat bagi semua yang hadir.

Selanjutnya dilakukan sharing terkait pendidikan anak dalam keluarga Katolik yang dipandu oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum. Keluarga merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak. Dalam keluarga, anak pertama kali belajar mencintai, berdoa, menghormati, serta membedakan mana yang baik dan mana yang salah. Mendidik anak dalam keluarga Katolik adalah panggilan suci dan tugas mulia. Butuh waktu, kesabaran, dan doa yang terus-menerus. Namun buahnya akan sangat indah: anak-anak yang tumbuh dengan iman yang kokoh, hati yang penuh kasih, dan semangat untuk menjadi saksi Kristus di dunia. Sebagaimana firman Tuhan berkata: “Didiklah anakmu di jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.” (Amsal 22:6).

Pertemuan kurang lebih berlangsung 45 menit sebelum diakhiri dengan doa penutup oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum.

Catatan : Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *