Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas caos dahar Romo dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Anastasia Esti Endahingsih, dari Seksi Caos Dahar Romo, menyampaikan bahwa tugas tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pelaksanaan tugas dibagi dalam tiga waktu, yaitu pagi, siang, dan sore/malam. Pada pagi hari, keluarga Yohanes Danang Kurniawan mendapat giliran menyiapkan hidangan untuk Romo. Selanjutnya, pada siang hari tugas dilaksanakan oleh keluarga Imaculata Tumiyati, sedangkan pada sore hingga malam hari menjadi tanggung jawab keluarga Bani Marsanto. Seperti biasa, Theresia Ildayati mendapat tugas mengantarkan masakan ke pasturan.

Tugas caos dahar Romo merupakan bentuk pelayanan umat dalam menyediakan makanan bagi para imam yang berkarya dan melayani umat di paroki. Pelayanan sederhana ini bukan sekadar menyiapkan dan mengantarkan hidangan, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kepedulian, dan dukungan umat terhadap kehidupan serta pelayanan para imam. Melalui tugas tersebut, umat diajak untuk mengambil bagian secara nyata dalam kehidupan menggereja, dengan memberikan waktu, tenaga, dan perhatian demi mendukung karya pelayanan Gereja.

Dengan menjalankan tugas caos dahar Romo, umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan turut membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelayanan. Setiap keluarga yang mendapat giliran mengambil bagian sesuai kemampuannya, sehingga tugas yang sederhana dapat menjadi ungkapan kasih dan persaudaraan dalam kehidupan menggereja. Semoga pelayanan ini terus menjadi bagian dari semangat umat untuk “melayani dengan tulus, berbagi dengan sukacita, dan hadir bagi sesama”, sekaligus mempererat hubungan antara umat, lingkungan, dan para imam dalam mewujudkan Gereja yang hidup dan penuh kepedulian.




