Doa “Kamisan” Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 pukul 19.00 – 20.30 WIB bertempat di kediaman Maman Setiko Putro (Maman) dan Angela Chandra Murti (Chandra), Dusun Krikilan RT 002/RW 010 Tegaltirto Berbah Sleman. Doa “Kamisan” diikuti sebanyak 25 orang yang terdiri dari lima anak-anak dan 20 orang dewasa, serta dipandu oleh Stanislaus Apri Hananto Putra (Apri).
Doa “Kamisan” pada bulan April ini minggu terakhir karena bulan depan, bulan Mei akan memasuki Bulan Maria dengan diadakan Rosario keliling setiap hari Senin sampai Jumat di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah.

Doa “Kamisan” diawali dengan menyanyikan lagu pembuka Puji Syukur, pembukaan, pengantar, tobat, dan doa pembuka. Bacaan Injil Yohanes 13 : 16 – 20 dengan renungan : menghormati dan menaati mereka yang percaya memimpin kita, percaya bahwa perintahNya adalah yang terbaik bagi hidup kita, dan selalu membuka hati untuk dibimbing olehNya setiap hari.
Dalam sesi sharing, Yohanes De Britto Ferri Setiawan (Ferri) menyampaikan tentang kepercayaan pada kemuliaan Tuhan supaya kita jangan takut , percaya dan yakin rejeki akan tercukupi. Maria Pudyastuti sebagai guru harus rendah hati melayani murid-muridnya walaupun suasana hati sedang tidak karuan. Agatha Titin Rustinah (Roos) bercerita tentang mukjizat Tuhan yang sungguh besar bagi keluarganya, Theresia Suswati (Usi) bercerita tentang disaat terdesak tidak mempunyai uang untuk memberikan orang yang punya hajat, tetapi Tuhan memberikan mukjizat rejeki lewat pembeli bunga yang datang kepadanya disaat yang tepat. Terakhir, Petrus Canisius Murtjahjono (Imung) bercerita tentang mukjizat Tuhan yang memberi “hidup kedua” karena serangan jantung pada 3 bulan yang lalu, tetapi Tuhan masih memberikan nafas kehidupan kepadanya.

Setelah sesi sharing, rangkaian acara dilanjutkan dengan doa umat yang dipanjatkan secara khidmat, diikuti doa penutup dan berkat penutup. Seluruh umat kemudian bersama-sama menyanyikan lagu penutup dari Puji Syukur sebagai ungkapan syukur dan kebersamaan dalam iman.
Usai rangkaian doa “Kamisan”, kegiatan berlanjut dalam suasana ramah tamah yang hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini dimanfaatkan umat untuk saling bertegur sapa serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama.

Selain itu, disampaikan pula berbagai pengumuman dan informasi terkait kegiatan mendatang, baik di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah, maupun Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Informasi ini diharapkan dapat menjadi sarana koordinasi sekaligus mendorong partisipasi aktif umat dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti




