Di malam hujan rintik-rintik umat tetap antusias hadir dalam sembahyangan rutin. Pertemuan kali ini, pada hari Kamis tanggal 20 November 2025 bertempat di rumah FX Lego Istyarno. Pertemuan dipandu oleh Haryanti.

Dalam ibadat sembahyangan rutin ini pemandu menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan bacaan Injil yang diambil dari Injil Lukas. Dalam Injil tersebut disampaikan bahwa Yesus menangisi Yerusalem karena kebebalan hati, ketidaksetiaan, dan ketidakpercayaannya kepada Allah. Yerusalem yang menolak Yesus kehilangan berkat sebagai kota damai sejahtera. Mereka yang memilih berjalan sesuai kehendak sendiri, lepas dari Tuhan, akan kehilangan damai sejahtera dan harapan. Buah dari ketidakpercayaan dan ketidaksetiaan kepada Tuhan adalah kehilangan damai sejahtera, kehilangan saat-saat yang penuh rahmat. Oleh karena itu, baiklah kita selalu percaya akan Yesus sang Juruselamat abadi dan kekal kasih setia-Nya.

Menutup sharing pemandu menyampaikan semoga kisah Yerusalem menjadi cermin bagi kita agar tidak mengabaikan sapaan kasih Allah. Setiap hari menjadi kesempatan baru untuk bertobat, memperbarui diri dan berjalan lebih dekat kepada-Nya sekarang dan selama-lamanya.

Catatan: Tulisan dan foto oleh Suryani Oktarina



