413 St. Yusup Tegalbojan: Ibadah Adven ke- empat

Pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2025 umat lingkungan St. Yusup wilayah St. Petrus Kanisius Kalasan Tengah mengadakan Sarasehan di kediaman Arcadius Sudarmadi yang terletak di dusun Tegabojan Somodaran Rt. 04 Rw. 02, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Sarasehan dimulai pada pukul 19.00 WIB dipandu oleh Elfrida Ratna Bintarti. Pertemuan Adven keempat ini dibuka dengan menyanyikan lagu dari Madah Bakti yang dipimpin oleh Teodora Betty, sedangkan untuk doa umat dipimpin oleh Cicilia Karyani. Umat yang hadir 30 orang terdiri dari anak-anak dan dewasa.

Minggu ke IV Kedamaian dengan tema “Bersama-sama menghadirkan Gereja yang bahagia Mengispirasi dan Menyejahterakan” dengan renungan bagaimana peran kita dalam keluarga sehingga bisa menjadi keluarga yang bahagia. Setiap keluarga mempunyai tantangan dan kesulitan yang dihadapi. Ada yang menghadapi masalah ekonomi, anak-anak, dan kesehatan. Keluarga yang bahagia adalah keluarga yang saling menyayangi, menghargai, dan mendukung satu sama lain. Hal ini bukan berarti tanpa masalah—tapi mampu menghadapi masalah bersama, dengan komunikasi yang jujur dan hati yang terbuka. Ciri-cirinya seringkali sederhana, antara lain ada rasa aman untuk menjadi diri sendiri, saling mendengarkan dan menghormati, juga menghabiskan waktu bersama, walau singkat, Ciri lainnya, tertawa dan berdoa bersama, mau belajar dan memaafkan. Kebahagiaan keluarga bukan soal sempurna, tapi soal kebersamaan. Keluarga yang menginspirasi adalah keluarga yang memberi teladan lewat sikap dan tindakan, bukan hanya kata-kata. Mereka saling menguatkan untuk tumbuh, bermimpi, dan menjadi versi terbaik dari diri masing-masing. Biasanya terlihat dari hal-hal ini, antara lain saling mendukung cita-cita dan potensi, mengajarkan nilai kejujuran, kerja keras, dan empati. Keluarga menjadi tempat pulang yang memberi semangat, bukan tekanan, juga dalam menghadapi kegagalan bersama dan belajar darinya. Keluarga hendaknya memberi contoh kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga yang Mensejahterakan dapat diaplikasikan ketika ada rejeki jangan pelit, usahakan untuk berbagi dengan sesama, dan sebagai ungkapan syukur dapat berbagi sembako pada tetangga.

Semoga kita sebagai umat Katolik senantiasa mampu menjadi teladan yang baik bagi masyarakat sekitar. Ibadah ditutup pada pukul 19.40 WIB dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah penuh keakraban.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Ratna Bintarti

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *