0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Ekaristi sebagai ‘oase’ Sumber Hidup yang Menguatkan

Aktivitas sepanjang hari yang kadang melelahkan secara fisik bukan halangan bagi umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir untuk hadir dalam pertemuan lingkungan. Perjumpaan dengan umat yang lain dapat saling menghibur, mencerahkan, dan menguatkan dalam menjalani rutinitas hidup. Hal ini menjadi motivasi untuk terus bersekutu di dalam iman.

Hari Senin tanggal 11 Mei 2026, umat LGAK kembali berjumpa dalam pertemuan BKL di hari yang ke sebelas. Dua puluh (20) umat telah memosisikan di tempat duduk sesuai pilihan masing-masing di rumah keluarga Lambertus Tallulembang, yang sudah menyambut umat yang hadir di ambang pintu. Pukul tujuh lebih sepuluh menit rangkaian pertemuan diawali dengan ibadat singkat dipandu oleh prodiakon Yohanes Topo Kusnandar. Tema BKL 11: Ekaristi – Sukacita yang merangkul seluruh ciptaan dibacakan oleh prodiakon. Untuk mempermudah pemahaman, Lambert mengatakan, “Ekaristi merupakan puncak iman Katolik yang bisa dipahami sebagai ‘oase’ atau dapat diibaratkan sebagai tempat perhentian di kala letih, yang bisa memberikan kekuatan batin untuk melanjutkan langkah kehidupan. Bisa diibaratkan seteguk air di kala dahaga, yang ketika diminum akan memberikan kesegaran luar biasa.” Uraian ini mempermudah pemahaman umat tentang pentingnya Ekaristi.

Rangkaian pertemuan berjalan singkat dan padat, tetapi menjadi berkat bagi umat untuk makin mencintai dan menghormati Ekaristi. Dalam Ekaristi umat menemukan penghiburan, kekuatan, dan harapan. Sukacita Ekaristi bukan sekadar kegembiraan pribadi, tetapi sukacita iman yang lahir dari keyakinan bahwa Tuhan tetap berkarya di tengah dunia yang terluka. Tuhan selalu menyertai umat-Nya dalam suka dan duka yang akan berbuah sukacita.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *