310 St. Antonius Padua Berbah: Ibadat Singkat dan Doa Rosario Lingkungan : “Ekaristi sebagai “Oase” bagi Umat”

Memasuki minggu kedua Bulan Mei, Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah mengadakan ibadat singkat dan doa Rosario pada Senin, 11 Mei 2026 bertempat di kediaman Yustina Iin Dwi Astuti (Iin) yang berisi dua puluh lima orang terdiri lima anak – anak dan dua puluh orang dewasa. Ibadat singkat oleh Stanislaus Apri Hananto Putra (Apri) dan doa Rosario dipimpin oleh Yustina Iin Dwi Astuti (Iin).

Ibadat singkat dan doa Rosario dimulai dengan lagu pembuka dari buku Kidung Maria Antonius Padua nomor 9 “Salam Maria”, membuat Tanda Salib, Prakata singkat dari Stanislaus Apri Hananto Putra (Apri). Ibadat dilanjutkan dengan Tobat, Tuhan Kasihanilah kami, dan doa pembuka. Pembacaan penyegaran penghayatan Ekaristi hari kesebelas mengangkat tema “Sukacita yang Merangkul Seluruh Ciptaan”, sebagai ajakan bagi umat untuk semakin menghayati Ekaristi sebagai puncak dan sumber hidup iman, tempat menemukan kegembiraan, penghiburan, kekuatan, serta harapan dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya doa Rosario yang dipandu oleh Yustina Iin Dwi Astuti (Iin). Dalam doa Rosario ada selingan lagu sebelum Peristiwa Ketiga doa Rosario dari buku Kidung Maria. Setelah doa Rosario selesai dilanjutkan Litani Santa Perawan Maria, Doa umat, Bapa Kami, Penutup, Berkat Penutup, dan ditutup dengan lagu penutup dari buku Kidung Maria nomor 17 “Ave Maria”.

Setelah kegiatan Rosario selesai dilanjutkan ramah tamah dan pengumuman serta informasi kegiatan akan datang di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah serta Paroki Maria Marganingsih Kalasan. 

“Setiap Ekaristi yang kita rayakan mengalirkan kegembiraan yang utuh – menyembuhkan luka, meneguhkan harapan, dan mempersatukan wijen manusia dengan wijen serta seluruh ciptaan dalam pujian kepada Allah” (Buku Ekaristi Menjadi Sumber dan Puncak Hidup yang Membuatnya Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan, halaman 30).

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *