0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Ekaristi tidak Berhenti di Altar

Salah satu isi 5 perintah Gereja yang kedua adalah ‘Ikutilah perayaan Ekaristi pada hari Minggu dan pada hari raya yang diwajibkan; dan janganlah melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu.’ Umat Katolik pada umumnya dengan penuh kesadaran telah melaksanakan perintah tersebut. Sebagian umat bukan sekadar menjalankan perintah, tetapi sudah menjadikan perintah Gereja tersebut sebagai kebutuhan pokok.

Pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengadakan sarasehan BKL hari ke-23 di depan Gua Maria GSYB. Dua puluh satu (21) umat hadir dalam sarasehan yang dipimpin oleh prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo. Setelah ibadat pembuka, dilanjutkan pembacaan teks panduan BKL. Dirangkai dengan pendarasan doa rosario yang dipandu oleh Ingrid Indrarti Trisno Wardani dan doa Novena Roh Kudus di hari ke-9 oleh Ignatia Gondowati.

Setelah berkat penutup, imam akan mengatakan, “Pergilah, kita diutus”. Dengan demikian, setelah kita merayakan Ekaristi, tugas kita belum selesai dan tidak berhenti di altar. Kita tetap diutus untuk mewartakan kabar gembira dengan terus berbuat kasih kepada sesama yang kita jumpai di mana pun. Sebagaimana Ekaristi sebagai kewajiban, bahkan merupakan kebutuhan, maka tugas perutusan pun merupakan kewajiban kita yang secara rutin harus kita laksanakan.

Salah satu tugas perutusan adalah hadir dalam pertemuan lingkungan, membantu sesama manusia yang membutuhkan, dan tugas-tugas lain. Semoga dengan selalu hadir dalam pertemuan lingkungan, iman kita selalu disegarkan dan kita makin serupa dengan Yesus yang mengutus kita.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *