Setiap lingkungan di Paroki Maria Marganingsih Kalasan selalu mendapatkan tugas koor di gereja untuk mengiringi misa mingguan. Biasanya dalam setahun, tiap lingkungan bisa sampai tiga kali melayani sebagai petugas koor.
Koor atau paduan suara dalam Gereja Katolik berfungsi sebagai pelayan liturgis yang memimpin, mendukung dan mendorong umat untuk berpartisipasi aktif bernyanyi dalam perayaan Ekaristi.
Nyanyian yang indah dari koor akan menghidupkan suasana ibadah serta mencerminkan keagungan dan kemuliaan Allah. Kehadiran koor menyatukan suara seluruh umat beriman dalam satu pujian dan penyembahan kepada Tuhan.
Lingkungan St Matius wilayah St Theodosius Cupuwatu mendapatkan tugas koor di hari Sabtu, 22 Agustus 2026. Misa Sabtu sore biasanya dimulai pukul 17.30 WIB, tetapi khusus di tanggal tersebut misa dimulai pada pukul 16.00 WIB. Hal itu terjadi karena pada pukul 18.00 WIB ada acara Malam Pujian dan Kasih bersama Rm Eko Wahyu, OSC yang bertempat di gedung Gereja baru.
Misa di Sabtu keempat dalam bulan tersebut menggunakan bahasa Jawa. Lagu pujian diambil dari buku Kidung Adi.
Misa yang dipersembahkan oleh Rm Antonius Dadang Hermawan, Pr berlangsung selama 1 jam.

Sebelum bertugas koor di Sabtu sore tersebut, umat lingkungan St Matius sudah berlatih selama enam kali. Latihan terakhir pada hari Jumat, 21 Agustus 2026 dilakukan di rumah Yohanes Sumaryono. Diiringi oleh organis Yulius Khunto, latihan terakhir berlangsung dengan penuh semangat dan sukacita yang sesekali diiringi juga dengan canda tawa. Latihan diakhiri dengan makan malam bersama.
Di Sabtu sore, 22 Agustus 2026 pukul 15.30 umat lingkungan yang akan bertugas koor sudah siap duduk di bangku koor. Dengan dipandu oleh Agnes Natalia sebagai dirigen, dua puluh orang umat St Matius memuji dan memuliakan Tuhan dengan semangat sukacita dari awal lagu pembuka sampai lagu penutup.
Selesai misa yang berlangsung selama 1 jam tersebut, umat yang bertugas koor berfoto di depan altar. Foto di depan altar menutup tugas koor di Sabtu sore yang cerah tersebut.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Damiana Wijosari Pusoko




