Tema BKSN 2026 yang kedua adalah Pengajaran Yesus, menjadi murid yang inspiratif. Yesus adalah Guru yang penuh kuasa, yang memanggil dan mengutus para murid untuk ambil bagian dalam misi-Nya. Injil Matius menegaskan bahwa perutusan lahir dari kepedulian dan keberanian untuk melayani. Sakramen inisiasi yang telah diterima umat Katolik mengingatkan bahwa kita sebagai umat Katolik juga dipanggil untuk menjadi murid-Nya, bukan hanya untuk mendengarkan sabda tetapi juga diutus untuk mewujudkan misi Tuhan Yesus dalam karya nyata di kehidupan sehari-hari.

Dua puluh (20) umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir hadir dalam sarasehan yang kedua untuk mendalami dan memahami tema BKSN yang kedua. Sarasehan dilaksanakan di rumah keluarga Yohane Baptista Topo Kusnandar pada hari Kamis tanggal 10 September 2026 pukul tujuh (7) malam. Sarasehan dipandu oleh Lambert Tallulembang, katekis andalan LGAK yang selalu memberikan pencerahan pada umat dalam ajaran dan iman. Andal karena Lambert adalah mantan seminaris dan berasal dari keluarga Katolik militan asli Tana Toraja.

Lagu ‘Yesus Mengutus Murid-Nya’ yang sudah tertulis dalam teks panduan membangkitkan semangat umat LGAK dalam mengawali sarasehan BKSN ke-2. Lagu ini membawa umat menyiapkan hati untuk lebur bersama yang lain untuk mendalami tema. Setelah doa pembuka dan penelitian batin dengan berdoa Saya Mengaku, Lambert menguraikan tema dengan mengacu pada lagu pembuka bahwa murid-Nya diberi teman untuk mewartakan ajaran-Nya. Injil Matius bab 10 ayat 1-15 dibacakan perlahan agar umat terbantu mencerna dan dapat menjawab 4 pertanyaan panduan. Sebagai peneguhan, Lambert bersama umat yang hadir mengadakan permainan, yang memberikan umat mengungkapkan kebaikan yang dialami dalam satu minggu ini. Sharing pengalaman iman tentang kebaikan Tuhan melalui sesama meneguhkan iman umat, sekaligus meneguhkan keyakinan kita bahwa Tuhan Allah tidak pernah meninggalkan kita dalam situasi dan kondisi apa pun.

Pada pukul delapan lebih lima belas menit, Lambert mengakhiri sarasehan, setelah umat diberi kesempatan mendoakan doa umat bersama-sama. Selanjutnya RB Maryanto mengingatkan kembali agenda lingkungan berikutnya. Aura kelegaan, kebahagiaan, dan damai Sejahtera melingkupi umat yang hadir. Umat tampak akrab, hangat, dan penuh berkat saat menikmati hidangan yang telah disiapkan keluarga.




