Tugas koor pada Perayaan Ekaristi di gereja merupakan bagian penting dalam liturgi Ekaristi. Oleh karena itu, setiap lingkungan atau kelompok koor akan mempersiapkannya dengan melakukan latihan beberapa kali. Bahkan, untuk kelompok koor professional yang sudah berkomitmen dalam pelayanan pun secara rutin mengadakan latihan. Ada yang seminggu sekali, ada pula yang seminggu latihan 2 kali sehingga kelompok ini selalu siap sedia sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pada hari Jumat tanggal 11 September 2026 umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengadakan latihan koor yang keempat sekaligus merupakan kesempatan gladi bersih bersama organis. Latihan dilaksanakan di rumah Imanuel Tony Eko Laksono, dihadiri oleh 23 (dua puluh tiga) umat. Tepat pukul tujuh (7) malam dimulai pemanasan dengan menyanyikan lagu pembuka. Pada lagu pembuka, mas Isa memberikan koreksi nada dan irama yang belum sesuai dengan yang diharapkan. Koreksi organis yang selalu ditunggu dan ditanggapi dengan sukacita oleh umat LGAK. Rasa syukur dan kegembiraan justru dirasakan umat setiap kali ‘ketahuan’ tidak tepat dalam mengambil nada pada sebuah lagu. Dengan sabar mas Isa memberikan contoh dan arahan. Kritikan membangun yang justru ditunggu dan membuahkan canda ceria di antara umat, baik yang bertugas sebagai dirigen maupun yang menyumbangkan suara.

Umat LGAK sangat bersyukur boleh memiliki organis andal, yang tidak hanya andal dalam membidik nada tetapi juga sabar, rendah hati, dan siap melayani. Tidak tampak ada kesombongan setiap kali memberikan koreksi. Hanya keikhlasan hati memberikan arahan, sekaligus tampak memahami kemampuan umat LGAK yang jauh dari Istimewa tetapi memiliki semangat menyala-nyala.

Rangkaian latihan dan gladi bersih untuk persiapan tugas koor di GSYB pun diakhiri pada pukul sembilan malam. Meskipun latihan berlangsung hampir dua jam, tetapi tidak tampak sedikit pun tanda-tanda kelelahan. Wajah-wajah bersinar dan aura kegembiraan justru tercermin dalam perjumpaan umat pada latihan terakhir sebelum bertugas.




