401 St. Benediktus Perum Pertamina: Pembukaan Bulan Rosario 2026 : Belajar Rendah Hati dan Melayani Lewat Sabda Tuhan

Bulan Oktober merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Katolik. Selama satu bulan penuh, umat diajak untuk memasuki peziarahan iman bersama Bunda Maria melalui Doa Rosario. Dalam Rosario, kita membawa segala permasalahan, pergumulan, kebahagiaan, rasa syukur, keluarga, pekerjaan, harapan kita kepada Tuhan. Melalui Doa Rosario, kita diajak untuk melatih kesabaran, merenungkan Sabda Tuhan, dan memohon perlindungan dari Bunda Maria bagi perjalanan iman kita sehari-hari. 

Pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, lingkungan Benediktus Perum Pertamina berkumpul di rumah keluarga Bernadetha Murniati Supandi untuk mengadakan pertemuan lingkungan dan Doa Rosario. Pembukaan Doa Rosario ini dipandu oleh kelompok 4 yang terdiri dari Veronika Tri Wahyuni, Floriberta Kusharyanti, Helena Tiwi Indrayati dan Ignatius Paningal Affandi. Kurang lebih sekitar 16 umat yang menghadiri kegiatan pada malam tersebut.

Kegiatan pada malam tersebut dibuka dengan doa pembuka dan dilanjutkan dengan bacaan Injil Matius 18:1–5 tentang “Siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga”. Menurut bacaan Injil Matius, ada kalanya orang dewasa yang sudah merasa banyak pengalaman, tidak mau menerima nasihat dari orang yang lebih muda, bahkan tidak mau mengakui kesalahannya ataupun meminta maaf jika berbuat salah. Oleh karenanya, Tuhan memberikan contoh menjadi seperti anak kecil yang memiliki sifat seperti rendah hati, tulus, dan mau terus belajar—serta mengutamakan sikap melayani dengan kasih.

Dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan, kita diajak untuk tidak mencari siapa yang paling hebat atau paling menonjol, melainkan siapa yang mampu hadir dan melayani dengan penuh kasih. Semua itu dapat terwujud ketika kita bersedia saling mendengarkan, menghargai, dan memahami satu sama lain, bukan justru menuntut untuk selalu didengarkan dan dihargai.

Semoga melalui bacaan Injil ini, kami semakin belajar memiliki hati yang sederhana, tulus, dan rendah hati. Ajarlah kami untuk senantiasa mengutamakan kasih dalam setiap perkataan, sikap, dan pelayanan, sehingga melalui kehidupan dan pelayanan kami, orang lain dapat merasakan kehadiran, kebaikan, dan kasih-Mu.

Pertemuan dilanjutkan dengan Doa Rosario yang didoakan oleh umat Lingkungan Benediktus Perum Komperta secara sungguh-sungguh dan penuh iman. Setelah Doa Rosario, pertemuan dilanjutkan dengan doa umat, doa pembangunan gereja, dan diakhiri dengan doa penutup. 

Bunda Maria mengajarkan kita untuk tetap percaya kepada kehendak Allah, rendah hati, sabar, dan setia dalam menjalani kehendak Tuhan. Semoga doa Rosario membantu kita membawa sikap rohani dalam kehidupan sehari-hari, lebih sabar dalam keluarga, lebih mudah mengampuni, dan lebih peduli kepada sesama.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Catharina Novia C

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *