Gereja menetapkan bulan Oktober sebagai bulan Rosario, di mana selain sebagai tradisi, juga dimaknai sebagai kesempatan bagi umat Katolik untuk berdevosi sekaligus berkontemplasi dengan Rosario di tangan.

Umat Lingkungan Santa Elisabeth KBS di bulan Oktober ini mengadakan kegiatan doa Rosario bersama. Pada tanggal 13 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB, umat lingkungan Santa Elisabeth KBS mendapat giliran tugas untuk berdoa Rosario bersama di depan Gua Maria Penuh ing Sih yang berada di Gereja Santo Yusup Berbah, Paroki Marganingsih Kalasan.

Rangkaian doa diawali dengan menyanyikan lagu pembukaan yang berjudul Ya Namamu Maria dipandu oleh Yulita Tri Widadi. Pendarasan Doa Rosario dipimpin oleh Antonius Heri Purnomo. Karena tanggal 13 Oktober 2026 itu hari Selasa maka peristiwa yang didaraskan adalah lima peristiwa sedih yang dibacakan secara bergantian. Setelah doa Rosario selesai, dilanjutkan dengan Litani Maria Penolong kita yang dibacakan oleh Yohanes Heru Setiyanto, doa malam bersama-sama. Ibadat Rosario diakhiri dengan berkat penutup dan nyanyian penutup berjudul Ave-Ave.

Catatan: Tulisan dan foto dikirim oleh Yustinus Herman Setyawan




