Mengawali tahun baru 2026 dengan penuh syukur, umat di Lingkungan Santo Yusup Krajan menggelar perayaan Natal bersama sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) lingkungan yang ke-11. Mengusung tema “Keluarga yang Bahagia”, acara ini berlangsung khidmat di kediaman Bapak Krismantoro pada Kamis, 1 Januari 2026.
Ibadat Syukur dan Teladan Santo Yusup
Rangkaian acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan ibadat syukur yang dipimpin oleh Yustina Sukartinah. Kehadiran beliau memberikan makna tersendiri, mengingat Yustina merupakan prodiakon pertama yang lahir dari rahim Lingkungan St. Yusup Krajan sejak pemekaran kurang lebih sebelas tahun silam.
Dalam sesi sharing iman, Yustina mengajak umat untuk meneladani sosok Santo Yusup dalam menghadapi berbagai dinamika hidup.
“Setiap keluarga tentu tidak sempurna karena dibentuk oleh manusia yang terbatas. Namun, kita dipanggil untuk terus berproses menuju kesempurnaan dengan berkaca pada Keluarga Kudus: mengesampingkan ego, saling memahami, dan bahu-membahu,” pesannya.
Ia menekankan bahwa meski masalah akan selalu ada, iman dan penyerahan diri kepada Tuhan adalah kunci. Pengharapan yang lahir dari iman akan membuahkan sukacita, dan dari sukacitalah kebahagiaan sejati akan terbit.
Estafet Kepemimpinan: 11 Tahun Pengabdian
Momen haru terjadi saat sesi serah terima jabatan ketua dan pengurus lingkungan. Petrus Canisius Bayu Kriswantohadi, yang telah mendedikasikan dirinya sebagai Ketua Lingkungan selama 11 tahun sejak awal pemekaran, secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Florentina Maria Krisrumanti.
Prosesi simbolis ini disaksikan langsung oleh 33 umat yang hadir. Meski secara administratif Lingkungan St. Yusup Krajan tergolong kecil – terdiri dari 27 KK dengan total 64 jiwa berdasarkan data umat KAS – semangat kekeluargaan yang ditunjukkan sangatlah besar. Tokoh sesepuh lingkungan, Bapak Sulistiyanto dan Bapak FX Candra Susanto, turut memberikan apresiasi tinggi atas pengabdian pengurus lama serta menyampaikan harapan bagi kemajuan kepengurusan yang baru.
Berbagi Berkat untuk Sesama
Kemeriahan acara berlanjut dengan tradisi tukar kado silang dan santap siang bersama yang penuh tawa. Namun, kebahagiaan hari itu tidak hanya dirasakan oleh internal umat kristiani saja.
Sebagai wujud rasa syukur atas persaudaraan yang telah terjalin selama ini, umat membagikan bingkisan sederhana kepada warga sekitar yang non-Kristiani. Aksi berbagi ini menjadi penutup yang manis, mempertegas pesan kerukunan dan kasih di tengah masyarakat.
Semoga belas kasih dan kemurahan hati Allah senantiasa melimpah bagi seluruh umat Lingkungan Santo Yusup Krajan. Amin.




