0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Berdoa Rosario pada Peringatan Santa Perawan Maria, Ratu Rosari

Hari Selasa tanggal 7 Oktober 2025 merupakan Selasa Pekan Biasa XXVII bertepatan dengan peringatan Santa Perawan Maria, Ratu Rosari. Peristiwa terbesar yang melatarbelakangi penetapan tanggal 7 Oktober sebagai tanggal pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario adalah peristiwa kemenangan pasukan Kristen dalam pertempuran melawan pasukan islam Turki. Menghadapi pertempuran ini Paus Pius V menyerukan agar seluruh umat berdoa Rosario untuk memohon perlindungan Maria atas Gereja. Doa Rosario ini dikabulkan Tuhan, pasukan Kristen berhasil memukul mundur pasukan islam.

Dalam peringatan Santa Perawan Maria, Ratu Rosari inilah umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengadakan doa Rosario bersama di hari ke-7. Seperti biasa pada pukul tujuh (7) malam rangkaian doa dimulai. Persekutuan doa kali ini dilaksanakan di rumah Yohanes Baptista Topo Kusnandar. Diawali dengan lagu pembuka yang dirangkai dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh Fabianus Dimas Ariyanto. Selain mengambil inspirasi Santa Perawan Maria sebagai Ratu Rosario, Dimas juga membahas bacaan hari ini yang diambil dari nubuat Yunus 3: 1-10 dan Injil Lukas 10: 38-42 tentang Marta menerima Yesus di rumahnya. Maria telah memilih bagian yang paling baik. Ketiga hal ini mengingatkan kita sebagai Gereja-Nya tentang hal penting yang harus dilakukan, yaitu mengandalkan Tuhan dan mengutamakan Tuhan dalam hidup kita. Dilanjutkan dengan doa umat yang didoakan secara spontan oleh umat yang memiliki ujub dan disatukan dengan doa Bapa Kami bersama-sama. Selanjutnya diteruskan dengandoa Rosario Persitiwa Sedih dipandu oleh Chatarina Retno Kartiningsih dan perikop Injil dalam setiap peristiwa dibacakan secara bergantian oleh anak Ave, anak Kesya, anak Nea, dan anak Nael.

Rangkaian ibadat sabda dan doa Rosario ditutup pada pukul delapan malam. Umat pun pamit pulang membawa harapan. Harapan ti tengah kesibukan dan rutinitas harian kita, semoga kita tetap punya hati dan waktu untuk melakukan segala hal yang perlu untuk perkembangan iman dan hidup rohani kita, seperti punya waktu khusus untuk berdoa, bersama dalam keluarga dan doa pribadi, dan membantu sesame yang lebih kurang beruntung daripada kita. Selama satu bulan penuh di Oktober, kita sebagai Gereja menaruh hormat kepada Bunda Maria dengan bertekun dalam doa Rosario.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *