Seruan doa berkumandang dari pengeras suara masjid, mengiringi langkah umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir untuk bersekutu. Satu demi satu umat bergegas meninggalkan rumah, mengayunkan kaki menuju rumah keluarga Robertus Bambang Yuswantoro di Kaliajir Lor. Langkah kaki terasa ringan, dipacu dengan rasa rindu untuk bersekutu dalam pertemuan pendalam iman.

Dua puluh dua (22) umat telah berkumpul dan siap memperdalam iman pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Tepat pukul tujuh malam, prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo mengawalinya dengan doa pembuka, setelah dimulai dengan lagu pembuka yang dipandu oleh Theovilus Suwarto. Pendalaman iman mengambil inspirasi dari Injil 7: 21-29 tentang Rumah yang didirikan di atas wadas dan rumah yang didirikan di atas pasir. Ari membacakan Injil tersebut dan dengan tekun umat yang hadir menyimaknya. Melalui perikop Injil tersebut kita diajak untuk membangun hidup dalam fondasi yang kuat, yakni firman Tuhan dan menaatinya. Bukan sekadar mendengarkan tetapi juga melakukan apa yang diajarkan dalam Sabda Tuhan itu. Yesus menegaskan bahwa tidak semua orang yang memanggil-Nya, Tuhan, akan masuk dalam Kerajaan Surga, melainkan mereka yang melakukan kehendak Bapa-Nya. Jika kita tidak mendengarkan dan melakukan perintah Allah, hidup kita akan rapuh dan mudah hancur saat menghadapi tantangan.

Ketika membangun rumah, yang pertama-tama dibangun adalah fondasinya terlebih dahulu. Fondasi yang dibangun harus dengan memperhitungkan bahan-bahannya, seperti batu, pasir, semen, besi dan tiang pancang agar fondasinya akan menjadi kuat, tidak gampang roboh, dan hancur ketika rumah diterpa angin, banjir, badai, dan gempa bumi. Demikian halnya dalam hidup berkeluarga dan berkomunitas, juga dilandasi dasar yang kuat, antara lain dasar kasih, kesetiaan, ketulusan, kebersamaan, dan kesediaan berkorban dan semangat dalam pelayanan. Tanpa landasan yang kuat, relasi dalam berkeluarga dan berkomunitas akan rapuh.

Pertemuan dilanjutkan dengan sosialisasi Seminar Penyembuhan Luka Batin oleh Gatot dan Chandra selaku panitia seminar PDKK Brayat Nazareth Maria Marganingsih Kalasan. Seminar akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juli – 2 Agustus 2026 di Soverdi Dharma Wacana (SVD Djogja), kontribusi peserta Rp250.000. Dengan mengikuti seminar ini, peserta yang datang akan makin mengalami kasih Tuhan yang menyentuh, memulihkan, dan memberi harapan baru. Momen sosialisasi ini sekaligus mengakhir rangkaian pertemuan pendalaman iman LGAK.




