Tema BKL Hari 30 adalah Ekaristi merupakan sumber pengharapan akan kesejahteraan. Selain sebagai puncak seluruh kehidupan Kristiani, Ekaristi juga menjadi sumber pengharapan akan kesejahteraan sejati. Pengharapan kristiani tidak bertumpu pada kenyamanan sesaat atau kesejahteraan lahiriah saja, tetapi pengharapan akan kesejahteraan dan kebajikan yang merindukan Kerajaan Surga.

Delapan belas umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir berkumpul untuk memperdalam tema BKL Hari 30 pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2026 di rumah Imanuel Tony Eko Laksono pukul tujuh (7) malam. Bersama prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo umat diajak untuk belajar mengupas tema BKL dan mengawali pembahasan dengan membacakan teks panduan, setelah ibadat pembuka. Buah-buah Ekaristi adalah makin memperdalam relasi kita dengan Kristus. Melalui Ekaristi pula kita diajak untuk menjauhkan diri dari dosa, meneguhkan kasih, mempersatukan umat dengan Gereja, mengarahkan pada kepedulian umat terhadap kaum miskin dan lemah, serta menjadi pembuka jalan menuju kesatuan umat Kristen, khususnya umat di lingkungan.

Sebelum pertemuan diakhiri, umat yang hadir membahas tentang rencana penutupan Bulan Maria pada Bulan Katekese Liturgi yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei 2026. Setelah menemukan kesepakatan bentuk ibadat penutupan dan tempat pelaksanaan, umat pun pamit pulang. Wajah-wajah cerah tercermin di antara umat, membawa kelegaan karena dapat makin menghayati makna Ekaristi.





