007 St. Mateus Cupuwatu II: Doa Rosario: Devosi Kepada Bunda Maria

Dalam tradisi Gereja Katolik, bulan Mei secara khusus didedikasikan sebagai Bulan Maria. Sepanjang bulan ini, umat Katolik di seluruh dunia memberikan penghormatan khusus kepada Bunda Maria melalui doa Rosario, ziarah ke Gua Maria, serta berbagai praktik devosi lainnya. Tujuan utama dari Bulan Maria adalah untuk meneladani keutamaan Bunda Maria seperti ketaatan, kesederhanaan dan penyerahan diri sepenuhnya kepada rencana Allah serta berdoa memohon perantaraannya.

Selama bulan Mei setiap hari Senin sampai Jumat, umat lingkungan St Matius Cupuwatu juga berdevosi kepada Bunda Maria melalui doa Rosario. Mengapa hari Sabtu dan Minggu umat lingkungan tidak berdoa Rosario bersama? Itu dikarenakan pengurus lingkungan memberikan kesempatan kepada umat untuk berdoa Rosario di rumah dengan keluarga masing-masing.

Jumat terakhir di bulan Mei 2026 tepatnya di tanggal 29, umat St Matius melakukan doa Rosario terakhir secara bersama di lingkungan. Doa Rosario yang dipandu oleh Lucia Wenny Aprillianti tersebut dihadiri oleh tiga puluh lima umat. Mikaela Adriana Indradi, anak PIA lingkungan juga ikut berperan dalam membacakan peristiwa Rosario. Malam itu umat merenungkan lima peristiwa sedih. 

Doa yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut bertempat di joglo/pendopo rumah Paulus Wahyudi, salah satu umat di lingkungan St Matius. Doa Rosario diawali dengan lagu pembuka yang diambil dari Madah Bakti. Umat memuji Tuhan dan menghormati Bunda Maria dengan lagu “Ave Maria”. Lagu yang dipandu oleh Eirene Djumoko dikidungkan dengan baik oleh seluruh umat yang hadir.
Setelah pernyataan tobat dan doa pembuka ibadat kemudian dilanjutkan dengan Doa Rosario. Lima puluh kali Salam Maria didaraskan bergantian antara laki-laki dan perempuan. Umat pun berdoa dengan khusyuk.

Selesai Doa Rosario kemudian ditutup dengan doa penutup ibadat dan berkat penutup. Dan kembali “Ave Maria” dikidungkan untuk menutup ibadat Rosario di Jumat terakhir bulan Mei 2026. Pukul 19.40 WIB umat St Matius pulang ke rumah membawa berkat dan damai sukacita.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Damiana Wijosari Pusoko

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *