0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Membangun Semangat Pelestarian Keutuhan Ciptaan

Dengan semangat kepedulian lingkungan atau pelestarian keutuhan ciptaan, 19 (sembilan belas) umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mengikuti sarasehan BKSN 2026. Sarasehan BKSN 2026 yang keempat dilaksanakan di rumah keluarga RB Maryanto pada hari Kamis, 24 September 2026 pukul tujuh malam.

Prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo mengajak umat untuk mendalami tema BKSN yang keempat, pengajaran Yesus tentang hidup yang kekal. Sebelum sarasehan dimulai, Theresia Dwi Haryani mengajak umat menyanyikan lagu Yesus Pokok dan Kitalah Carangnya bait 1, 2, dan 3. Lagu ini diharapkan dapat membantu umat yang hadir sarasehan untuk lebih mendalami tema sarasehan yang keempat. Prodiakon mengajak kita untuk mendengarkan ajaran Yesus tentang bagaimana memperoleh kehidupan kekal dalam kerajaan surga. Hidup yang kekal merupakan cita-cita, harapan, dan kerinduan semua orang. Gambaran tentang manusia dalam Injil Matius 25: 31-46 menunjukkan bahwa mereka yang berbelahkasihan pada orang-orang miskin, menderita, terasing, dan sendirian dibenarkan dan diperkenankan masuk ke dalam hidup yang kekal. Sebaliknya, mereka yang tidak memiliki kepedulian dan belaskasihan kepada sesame yang menderita akan dilemparkan ke tempat siksaan yang kekal. Mengakhiri sarasehan keempat, umat diajak menyanyikan lagu Kasih-Nya seperti Sungai. Dengan lagu ini umat diharapkan terbantu meresapkan ajaran Yesus melalui tema BKSN keempat.

Poster BKSN 2026 meliputi empat (4) unsur, yaitu para pendengar sabda Tuhan, manusia bersayap, kursi, dan sosok Yesus Kristus yang sedang mengajar. Pertama, para pendengar sabda Tuhan ada 4 orang, mewakili umat yang menerima pengajaran Tuhan Yesus Kristus Yang penuh kuasa dengan segenap hati dan iman. Kedua, manusia bersayap yang ada di bawah kaki Yesus mengingatkan kita pada symbol Injil Matius yang menekankan Yesus sebagai Anak Manusia. Dia adalah Imanuel, Allah beserta kita. Ketiga, kursi yang menggambarkan otoritas pengajaran yang pernah diduduki Musa. Yesus adalah Musa yang baru, yang lebih dari Musa, yang menyampaikan suara Tuhan dengan penuh wibawa dan kharisma. Keempat, sosok Yesus Kristus yang sedang mengajar, yang tampil sebagai sosok yang berkuasa dalam pengajaran-Nya. Semua gelar Yesus: Mesias, Imanuel, Anak Manusia memiliki benang merah dalam sosok Yesus yang penuh kuasa. 

Oleh karena itu, mengambil inspirasi iman dari poster BKSN 26 sudah layak dan sepantasnya umat LGAK mendengarkan Yesus melalui sabda-Nya. Untuk mendengarkan sabda-Nya, yang dapat dilakukan melalui Perayaan Ekaristi setiap hari Minggu, rutin mengikuti pendalaman iman lingkungan seminggu sekali, mendengarkan renungan-renungan dari para rama di media sosial. Bahkan, melalui sesama yang sering berinteraksi dengan kita dalam kehidupan sehari-hari. Namun, yang lebih utama adalah makin mencintai sabda-Nya melalui Kitab Suci dengan membacanya setiap hari. Harapannya, dengan rutin mengikuti sarasehan BKSN maka kita pun akan makin rindu membaca Sabda-Nya.

Catatan: Foto dikirim oleh Ingrid Indrarti Trisno Wardani

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *