Misa adalah liturgi utama Ekaristi dalam Gereja Katolik, maka dari itu pada hari Rabu, 23 September 2026 umat Lingkungan Igantius Loyola Wilayah Theodosius Cupuwatu dengan penuh sukacita datang menghadap Tuhan dalam Misa Lingkungan. Misa Lingkungan yang sudah menjadi agenda Paroki Kalasan ini dimulai pukul 19.00 WIB dan diikuti oleh 50 umat. Misa yang dipimpin oleh Rm. Fransiscus Xaverius Murdi Susanto,Pr dan didampingi oleh prodiakon Fransiska Suratinah berlangsung dalam suasana yang tidak hanya khidmat dan tenang, namun juga terasa penuh kehangatan. Umat lingkungan dengan penuh semangat berpartisipasi aktif dalam perayaan tersebut.

Dalam homilinya yang bersumber dari bacaan Injil Lukas 9: 1-6, Romo FX Murdi Susanto, Pr menekankan bahwa kita diutus menjadi murid Yesus dengan melakukan hal-hal yang sederhana bagi lingkungan kita, misalnya dengan menanam pohon dan memilah sampah secara benar . Menjadi murid Yesus yang diutus tidak harus menjadi pengajar, tetapi mampu berbuat kebaikan kepada sesama, hidup yang sepantasnya saja dan peduli terhadap orang-orang disekitarnya sudah memenuhi panggilan menjadi murid Yesus ditengah tantangan zaman saat ini.

Sesudah misa selesai, Agustina Ganik Nurmawati selaku Ketua Lingkungan Ignatius Loyola memberikan sekapur sirih sebagai pembuka acara ramah tamah. Dalam acara ramah tamah ini, umat mengikuti permainan tebak tokoh kitab suci . Pembawa acara memutar lagu dan mengedarkan mikrofon apabila lagu itu berhenti pada umat yang memengang mikrofon maka umat tersebut wajib menjawab pertanyaan. Pertanyaan berupa menebak tokoh dengan 3 kata petunjuk dan umat yang berhasil mendapatkan hadiah. Sesi permainan ini berlangsung dengan penuh kegembiraan. Acara ramah tamah selanjutnya adalah makan malam bersama. Makan malam adalah perjamuan yang memupuk semangat persaudaraan di antara umat lingkungan dan mengingatkan kami akan Yesus Kristus, yang telah menjadikan perjamuan sebagai sarana kehadiran-Nya di tengah kami. Pada misa hari tersebut kami belajar mengandalkan penyelenggaraan Tuhan dan semoga firman Tuhan yang telah kami dengar menjadi berkat dan memampukan kita untuk menjalani hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Gabriel Maria Maharani Ayu




