Menjadi Gereja yang Menyejahterakan merupakan tema pertemuan adven ketiga, dengan tujuan umat diajak mewujudkan panggilannya menjadikan Gereja makin menyejahterakan banyak orang dengan semangat belarasa dan kerja sama. Dua pertanyaan sebagai penghayatan tema untuk mencapai komitmen bersama dijadikan panduan dalam pertemuan. Dua puluh tujuh (27) umat Lingkungan Gregorius Kaliajir hadir dalam pertemuan Adven ketiga yang dilaksanakan di rumah keluarga Robertus Bambang Yuswantoro pada hari Kamis tanggal 11 Desember 2025.

Pertemuan adven ketiga ini dipandu oleh RB Maryanto dan kekidungan dipimpin oleh Lambert Tallulembang. Dengan mengacu pada buku panduan adven lingkungan tahun 2025, setelah memberikan pengantar singkat tentang tema pertemuan adven ketiga, umat diajak untuk bermain puzzle yang telah disiapkan. Umat yang hadir dibagi menjadi dua (2) kelompok dan masing-masing kelompok diberi potongan puzzle yang berbeda. Selanjutnya masing-masing kelompok diberi waktu 15 (lima belas) menit untuk menyusun puzzle bersama-sama. Semua umat fokus pada kelompok masing-masing untuk ambil bagian dalam menyusun potongan puzzle agar menjadi gambar yang utuh. Ambil potongan dan memasangkan dengan potongan gambar yang lain tidak serta merta menjadi pasangan gambar yang tepat. Semua tampak antusias mengambil dan menyusunnya. Keseruan dan kegembiraan mewarnai dinamika pertemuan adven lingkungan ini. Otak atik gathuk. Ya, setelah mencoba memasangkan potongan gambar dalam beberapa percobaan, akhirnya jadilah gambar yang sesuai. “Akhirnya…tersusunlah gambar puzzle yang bisa dilihat keindahannya,” ungkap kelegaan beberapa umat yang disambut tepuk sorai umat yang lain. Semua proses penyusunan puzzle pada masing-masing kelompok ini sungguh mencerminkan Gereja yang senantiasa mengartikan ‘kesejahteraan’ sebagai ‘sesuatu yang dicapai bersama’. Sebagaimana yang diharapkan dalam Ajaran Sosial Gereja (ASG), tujuan utama dari perkembangan sebuah komunitas adalah kesejahteraan umum, dalam hal ini adalah kesejahteraan umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir. Kesejahteraan umum sebagai keseluruhan kondisi hidup berkegiatan lingkungan, yang memungkinkan untuk secara lebih penuh dan lancar mencapai kesempurnaan masing-masing pribadi umat. Rangkain dinamika penyusunan puzzle ini diteguhkan dengan perikop Injil Matius Bab 11 ayat 2-11 tentang Sukacita yang Memulihkan.

Wajah-wajah penuh sukacita tercermin pada setiap umat yang hadir dalam pertemuan adven ketiga. Aura kegembiraan setelah berdinamika membangun kebersamaan dalam kerja sama menyusun puzzle, yang tetap terpancar hingga akhir pertemuan. Hingga pertemuan ditutup pada pukul delapan lebih lima belas menit, keriuhan dan kegembiraan umat masih sangat terasa untuk dibawa pulang, kembali ke dalam rutinitas keluarga yang telah menantinya dalam sukacita dan kedamaian iman.





