0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Peristiwa Mulia di Hari Ke Sembilanbelas

Peristiwa Mulia biasanya didaraskan dalam doa rosario pada hari Minggu dan hari Rabu. Tanggal 19 Oktober 2025 jatuh pada hari Minggu sehingga peristiwa Mulia didaraskan umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir dalam persekutuan Doa Rosario yang dihadiri oleh dua puluh sembilan (29) umat. Rangkaian ibadat dipandu oleh prodiakon Theresia Yuliastutie, pemandu lagu oleh Theovilus Suwarto, pemandu doa Rosario oleh Ingrid Indrarti Trisno Wardani, sedangkan pembacaan kutipan Injil dalam setiap peristiwa oleh anak-anak secara bergantian.

Ujud doa Rosario peristiwa mulia mengajak kita untuk merenungkan kemenangan Yesus atas dosa dan kematian. Dalam peristiwa ini kita disapa oleh harapan dan sukacita yang lahir dari kebangkitan Tuhan. Doa Rosario menjadi sarana untuk memperdalam iman, meneguhkan pengharapan,  dan membuka hati bagi kasih Tuhan yang membawa kehidupan baru. Di dalam dan bersama Tuhan kita selalu mempunyai harapan baru dengan cara bertekun di dalam doa, khususnya Doa Rosario. Dalam peristiwa Mulia umat LGAK bersama-sama merenungkan peristiwa pertama hingga peristiwa kelima. Peristiwa pertama, Yesus bangkit dari kematian. Peristiwa kedua, Yesus naik ke Surga. Peristiwa ketiga, Roh Kudus turun atas para rasul. Peristiwa keempat, Maria diangkat ke Surga. Peristiwa kelima, Maria dimahkotai di Surga.

Umat yang hadir tekun dalam doa dari awal hingga akhir. Umat lingkungan ingin memetik salah satu manfaat terbesar berdoa Rosario, yaitu sebagai senjata ampuh melawan kejahatan, sebagaimana ditekankan oleh para santo seperti Santo Padre Pio, yang menyebutnya ‘senjata untuk masa ini’. Hal ini menjadi kekuatan bagi seluruh umat untuk terus memuliakan Yesus Kristus.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *