0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Semangat Umat Berosario Bersama Tetap Terjaga

Akhir pekan di minggu ketiga bulan Oktober atau tepatnya di hari Sabtu, 18 Oktober 2025, delapan belas umat berkumpul dan bersekutu di dalam doa Rosario. Persekutuan doa Rosario di hari ke-delapan belas ini dilaksanakan di rumah MM Supraptiwi pada pukul 19.00 WIB. Dua puluh tiga (23) umat tetap semangat hadir dan bersekutu di dalam doa.

Ibadat dan doa Rosario dipimpin oleh prodiakon RB Sarbini Ari Purnomo dan pemandu lagu Theovilus Suwarto. Untuk pendarasan rangkaian doa Rosario dipandu oleh Yosi, dan pembacaan periokop Injil oleh anak-anak yang dilakukan secara bergantian. Hari kedelapan belas ini umat Lingkungan Gregorius Kaliajir mendaraskan doa Rosario Peristiwa Gembira. Dalam peristiwa gembira ini umat diajak merenungkan dan merayakan kabar sukacita atas kedatangan Yesus ke dunia sebagai Juruselamat. Peristiwa gembira ini biasanya didoakan setiap hari Sabtu dan Senin, serta menjadi ujud doa bersama umat di gereja atau di lingkungan. Peristiwa gembira yang pertama, Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel. Ujud doa peristiwa ini: Bapa, jika Engkau bersabda maka semuanya terjadi. Bersabdalah ya Bapa, aku ini hamba-Mu, terjadilah padauk menurut kehendak-Mu. Peristiwa kedua, Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya. Dalam peristiwa ini contoh ujud doanya: Bapa, hatiku memuliakan Dikau dan jiwaku bersorak sorai karena Engkau Allah penuh kasih. Engkau menciptakan dan memelihara kami, anak-anak-Mu. Peristiwa gembira yang ketiga, Yesus dilahirkan di Betlehem. Contoh ujud doanya: Bapa, kami bersyukur karena Engkau telah merelakan putera-Mu menjadi manusia demi menebus dan mengampuni dosa-dosa kami, jadikanlah kami layak menjadi anak-Mu. Selanjutnya peristiwa keempat, Yesus dipersembahkan dalam bait Allah. Contoh ujud doanya: Bapa, kami mempersembahkan segenap diri kami kepada-Mu. Terimalah kami sebagai persembahan yang layak, demi jasa Putera-Mu Juruselamat kami. Kemudian peristiwa yang kelima, Yesus diketemukan dalam bait Allah. Ujud doanya: Bapa, Putera-Mu sepenuhnya hidup demi kemuliaan-Mu, bentuklah kami menjadi serupa dengan Putera-Mu. Umat yang hadir juga diberi kesempatan untuk menyampaikan permohonannya dalam doa umat, sebelum diakhiri dengan doa Bapa Kami dan doa penutup.

Sebelum pukul delapan malam, rangkaian ibadat dan doa Rosario selesai. Umat pun segera pamit pulang untuk mewartakan kabar sukacita kepada keluarga dan sesama.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *