041 St. Bartolomeus Brintikan: Menghargai Inspirasi Orang Lain

Umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan menggelar Sarasehan Adven Kedua pada Minggu, 7 Desember 2025, pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di kediaman keluarga FX. Risang Baskara, Dusun Sanan Sidomulyo RT 05, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Sebanyak 14 umat hadir dan mengikuti sarasehan yang dipandu oleh Hilarius Yudi Lasyanto.

Sarasehan Adven Kedua mengangkat tema “Berjalan Bersama Sebagai Gereja yang Menginspirasi”. Tema ini bertujuan mengajak umat berani mengambil langkah awal untuk menghadirkan peradaban kasih di tengah kehidupan bermasyarakat. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu “Angkatkanlah Kepalamu” bait pertama dari Madah Bakti No. 326.

Dalam pengantar sesi, pemandu menjelaskan makna kata menginspirasi sebagai tindakan mengilhami, memunculkan gagasan, serta mengajak orang lain berbuat kebaikan yang dapat menjadi teladan. Pada sesi inspirasi iman, pemandu mengajak setiap umat berpartisipasi dalam sebuah aktivitas sederhana dengan mengisi selembar kertas kosong. Masing-masing umat diminta menggambar satu bentuk saja. Ketika seluruh gambar digabungkan, terbentuklah sebuah gambar utuh yang maknanya tidak langsung terlihat. Melalui proses ini, Ketua Lingkungan FX. Kristyanto Nugroho, Sesepuh Lingkungan M.Th. Sri Wahyunani, serta pemandu Hilarius Yudi Lasyanto menyampaikan pemaknaan yang senada: umat diajak untuk saling menghargai inspirasi orang lain, menerima sesama apa adanya, serta menyadari bahwa proses kebersamaan jauh lebih penting daripada hasil akhir. Setiap pribadi memiliki peran dan bersama-sama membentuk satu kesatuan.

Dalam refleksi iman, pemandu menegaskan dua pokok penting, yakni Gereja dan umat. Istilah sinodalitas yang digaungkan Paus Fransiskus dimaknai sebagai berjalan bersama di jalan yang sama. Dalam Evangelii Gaudium artikel 24, Paus Fransiskus mengajak Gereja untuk tidak bersikap pasif, melainkan aktif dan proaktif menjangkau dunia dengan sukacita Injil. Peneguhan Kitab Suci diambil dari Injil Matius 3:1–12, yang menampilkan Yohanes Pembaptis sebagai sosok inspirator yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan.

Sarasehan ditutup dengan Doa Umat, Doa Bapa Kami, serta Doa Penutup. Sebagai penutup, umat bersama-sama menyanyikan lagu “Angkatkanlah Kepalamu” bait kedua, menandai berakhirnya rangkaian Sarasehan Adven Kedua dengan suasana penuh penghayatan iman dan semangat kebersamaan.

Catatan : Foto dikirim oleh FX. Risang Baskara

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *