041 St. Bartolomeus Brintikan: Penutupan Doa Rosario Bulan Maria

Doa Rosario yang didaraskan sepanjang Bulan Maria telah menjadi sumber kekuatan rohani yang begitu berharga bagi umat Lingkungan St. Bartolomeus Brintikan. Dalam kesederhanaannya, doa ini terus hidup dan bertumbuh di tengah berbagai lapisan umat, mulai dari anak-anak, Orang Muda Katolik (OMK), hingga para orang tua. Keindahan Doa Rosario bukan semata karena rangkaian doanya yang mudah diingat, melainkan karena pengalaman iman yang nyata dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam setiap Salam Maria yang terucap, umat diajak untuk merenungkan misteri keselamatan Kristus bersama Bunda Maria, sehingga hati semakin diteguhkan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Dengan landasan iman yang kokoh, Doa Rosario tidak menjadi sekadar untaian kata-kata, melainkan menjadi perjumpaan yang mendalam dengan Allah. Banyak umat merasakan ketenangan, penghiburan, kekuatan, bahkan jawaban atas pergumulan hidup melalui ketekunan mendaraskan doa ini. Oleh karena itu, Doa Rosario senantiasa menjadi salah satu warisan iman yang tak ternilai dan sumber rahmat yang terus mengalir dalam kehidupan Gereja.

Tanpa terasa, rangkaian Doa Rosario Lingkungan yang dimulai sejak Jumat, 1 Mei 2026, akhirnya mencapai puncaknya pada Minggu, 31 Mei 2026. Penutupan Bulan Maria dilaksanakan dengan penuh sukacita di kediaman Ketua Lingkungan, Hilarius Yudi Lasyanto, di Dusun Kersan Brintikan RT 01, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Sebanyak 34 umat hadir mengikuti doa bersama, terdiri atas anak-anak, OMK, dan umat dewasa yang dengan setia memelihara semangat devosi kepada Bunda Maria sepanjang bulan tersebut. Suasana doa terasa semakin hangat dan menyentuh ketika Rosario dipimpin oleh kedua putra-putri Ketua Lingkungan yaitu Gita dan Widi, yang meskipun masih berusia remaja dan anak-anak, dengan penuh percaya diri serta penghayatan memimpin umat dalam doa. Sementara itu, renungan hari ke-31 yang diambil dari Buku Katekese Liturgi (BKL) disampaikan oleh Hilarius Yudi Lasyanto,  dengan tema, Ekaristi sebagai sumber pengharapan akan keselamatan dan penebusan. 

Sebagai ungkapan syukur sekaligus penghargaan atas kesetiaan yang telah ditunjukkan selama Bulan Maria, pengurus Lingkungan St. Bartolomeus Brintikan memberikan apresiasi khusus kepada enam umat yang tidak pernah absen mengikuti Doa Rosario lingkungan sejak hari pertama hingga penutupan. Mereka adalah Maria Kinandra Gea, Yohanes Trilani, Andreas Sudihartono, Bernadetta Sudaryani, Bernadeta Apik Dwiyati, dan Maria Magdalena Sri Hartati. Di tengah berbagai kesibukan dan aktivitas harian, mereka tetap meluangkan waktu untuk hadir, berdoa, dan membangun kebersamaan iman bersama umat lainnya. Sebagai bentuk penghargaan, cinderamata diserahkan langsung oleh Ketua Lingkungan, Hilarius Yudi Lasyanto. Momen sederhana tersebut menjadi tanda bahwa kesetiaan dalam perkara kecil pun memiliki nilai yang besar di hadapan Tuhan. Semoga semangat ketekunan, kebersamaan, dan cinta kepada Bunda Maria yang telah tumbuh sepanjang Bulan Maria ini terus berlanjut dalam kehidupan umat, sehingga Lingkungan St. Bartolomeus Brintikan semakin berkembang sebagai komunitas yang hidup, beriman, dan penuh kasih dalam persekutuan Gereja.

Catatan : Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *