310 St. Antonius Padua Berbah: Bahasa Jawa dalam Ibadat Singkat dan Doa Rosario Lingkungan “Sabda Allah yang Menggerakkan dan Mengubah Hidup”

Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah mengadakan ibadat singkat dan doa Rosario sebagai wujud devosi kepada Bunda Maria pada Jumat, 15 Mei 2026 di kediaman Yustinus Ade Stirman (Yus) dan Agustina Herlina Yustanti (Herlin). Ibadat yang dihadiri 18 umat, terdiri dari lima anak-anak dan 13 orang dewasa, berlangsung dengan nuansa yang berbeda karena ibadat dan seluruh rangkaian doa disampaikan menggunakan bahasa Jawa.

Dalam kebiasaan devosi Rosario selama bulan Maria, Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah menetapkan setiap Kamis petugas doa Rosario melibatkan anak-anak, sedangkan setiap Jumat doa Rosario didaraskan menggunakan bahasa Jawa. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk melibatkan seluruh umat sekaligus melestarikan budaya lokal dalam kehidupan menggereja.

Ibadat singkat dipimpin oleh Yustinus Ade Stirman (Yus), sementara doa Rosario dipandu oleh Magdalena Kasih (Kasih). Suasana doa berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sehingga semakin menumbuhkan semangat iman, persaudaraan, dan kecintaan umat kepada Bunda Maria.

Ibadat singkat dan doa Rosario diawali dengan lagu pembuka dari buku Kidung Maria Antonius Padua nomor 15 berjudul “Mari Muliakan Maria”, dilanjutkan dengan Tanda Salib serta prakata singkat yang disampaikan oleh Yustinus Ade Stirman (Yus). Suasana doa berlangsung khidmat dan penuh penghayatan sejak awal ibadat dimulai.

Rangkaian ibadat kemudian dilanjutkan dengan doa tobat, “Tuhan Kasihanilah Kami”, doa pembuka, serta pembacaan penyegaran penghayatan Ekaristi hari kelima belas dengan tema Liturgi Sabda: Sabda Allah yang Menggerakkan dan Mengubah Hidup. Melalui tema tersebut, umat diajak untuk semakin menyadari bahwa Sabda Tuhan mampu meneguhkan, menghibur, dan mengubah arah hidup apabila didengarkan dengan hati yang terbuka.

Setelah ibadat singkat selesai, umat bersama-sama melanjutkan doa Rosario yang dipandu oleh Magdalena Kasih (Kasih) menggunakan bahasa Jawa. Dalam doa Rosario ada selingan lagu sebelum Peristiwa Ketiga doa Rosario dari buku Kidung Maria. Setelah doa Rosario selesai dilanjutkan Litani Santa Perawan Maria, Doa umat, Bapa Kami, Penutup, Berkat Penutup, dan ditutup dengan lagu penutup dari buku Kidung Maria.

Setelah kegiatan Rosario selesai dilanjutkan ramah tamah dan pengumuman serta informasi kegiatan akan datang di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah maupun Paroki Maria Marganingsih Kalasan. 

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *