406 St. Yohanes Rasul Purwo Baru: Ibadat Novena Roh Kudus ke-2 : Umat Lingkungan Memaknai Perjuangan Menjadi Katholik

Masih  bertepatan dengan  pendalaman Bulan Katakese Liturgi dan Bulan Rosario, pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2026 umat Lingkungan St. Yohanes Rasul melanjutkan rangkaian Ibadat Novena  Roh Kudus Hari ke-2. Ibadat diselenggarakan di rumah keluarga BL Dirgantara, Jalan Pandu No 2 Perumahan Purwomartani Baru, Kalasan, Sleman. Diiringi dengan curah hujan yang cukup deras, ibadat dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan kehadiran 19 umat.

Yang memimpin  Ibadat di Lingkungan Yohanes Rasul tidak harus selalu prodiakon. Malam itu yang mendapat giliran adalah Yosef Widya Karsana  dan Cornelius Wisnuaji. Dalam homilinya, Cornelius Wisnu Aji atau yang biasa dipanggil Pak Wisnu menyampaikan , “ Jadi orang Katholik itu seperti pepatah Jawa, Jer Basuki Mawa Bea. Jika kita ingin mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan  maka ada yang harus diperjuangkan atau dikorbankan”. Kristus sudah membuka jalan dan  mengawali pengorban-Nya melalui Salib Suci. Pak Wisnu juga mencontohkan melalui kisah perjuangan Para Rasul yang harus berjibaku mempertahkan iman di lingkungan dan situasi yang tidak mendukung. Termasuk salah satunya, Stefanus, martir pertama yang mati dirajam batu karena tetap bersikukuh pada keyakinan mengikuti Kristus. 

Kisah perjuangan para rasul dan para martir  akan selalu menjadi teladan umat. Tantangan  untuk tetap setia mengimani  ajaran Katholik selalu muncul dalam kehidupan kita sehari hari. Tidak hanya berkaitan dengan masalah berat atau serius, tetapi juga termasuk hal-hal sederhana. Bagaimana umat tetap bersemangat berangkat beribadat untuk berkumpul dengan saudara seiman meskipun sedang hujan, merupakan salah satu upaya sederhana menghayati arti mengikuti Kristus.  “ Menjadi Katholik itu tidak mudah. Tapi orang yang percaya akan dikuatkan, dan yakinlah Roh Kudus akan selalu menyertai langkah kita”, imbuh Pak Wisnu menutup renungan. Ibadat kemudian dilanjutkan dengan doa Rosario dan doa permohonan Karunia Roh Kudus.  Rangkaian acara diakhiri pukul 20.30 WIB bersamaan dengan hujan yang mulai reda.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Veronica Nur Hardiyani

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *