Pada Minggu, 24 Agustus 2025, suasana di kediaman Mardiyanti tampak meriah. Para ibu dari Lingkungan Santo Stefanus Karanglo berkumpul untuk melaksanakan kegiatan rutin Paguyuban Ibu-Ibu Katolik yang diadakan setiap minggu keempat. Sebanyak tiga puluh satu ibu hadir dengan kompak mengenakan busana bernuansa merah, sebagai wujud semangat kebersamaan sekaligus sukacita dalam memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.
Rangkaian acara diawali dengan agenda rutin, berbagi informasi seputar kegiatan lingkungan, wilayah, dan tugas paroki. Dilanjutkan dengan laporan dari masing-masing seksi serta kegiatan arisan yang mempererat persaudaraan.
Memasuki sesi lain-lain, suasana semakin hangat dengan nyanyian dan joget bersama, disertai doorprize yang menambah keceriaan. Acara kemudian ditutup dengan santap bersama, menjadi tanda syukur atas kebersamaan yang terjalin penuh sukacita.

Pukul 16.00 WIB , acara dimulai dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh Ibu Janto kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Maria Asumpta dan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Veronika Suryani. Mengawali dengan suara lantang berucap “ Merdeka “ menjadi pembuka Sumiyati untuk mengugah semangat ibu-ibu. Salam pembuka tersebut juga menjadi seruan bagi ibu -ibu muda yang hadir untuk berpartisipasi aktif untuk mengikuti kegiatan lingkungan terutama untuk kegiatan latihan koor.
Bermain bersama dengan permainan konsentrasi dengan bertepuk tangan yang di pimpin oleh Veronika Suryani, tampak para ibu antusias mengikuti permainan tersebut. Permainan diakhiri dengan terkumpulnya tiga ibu, yakni Sudarti, Santi dan Muji yang terkena hukuman dengan menyanyikan Mentok- Mentok dengan berjoget dan bernyanyi bersama.

Pembagian doorprize dengan hadiah beragam, mulai dari kebutuhan dapur sampai dengan sembako. Makan bersama dimulai dengan snack, bakpia, ubi, kacang, dan kue sus dengan sajian minuman yaitu lemon tea. Sego gudangan, jangan sengek tahu tempe telur, lempeng serta tambahan ayam kecap dan buah semangka menjadi menu yang pas sebagai santapan penutup sederhana
Pertemuan sore itu yang penuh kegembiraan, serta memberi warna berbeda dari kegiatan rutin yang diadakan. Kebersamaan menjadi semangat untuk saling bertukar cerita dan berkabar satu sama lain menjadi hal yang dirindukan serta menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan bahwa ibu – ibu di Lingkungan Santo Stefanus saling mendukung dan tetap bersemangat untuk bersua satu sama lain dalam paguyuban wanita Katolik.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Wahyuningsih



